Perombakan Direksi PTPN oleh Erick Thohir Diapresiasi DPR

Oleh Athika Rahma pada 27 Mei 2020, 13:45 WIB
Diperbarui 27 Mei 2020, 13:45 WIB
FOTO: Erick Thohir dan DPR Bahas Penyelamatan Perbankan Akibat COVID-19
Perbesar
Menteri BUMN Erick Thohir saat rapat bersama DPR di Ruang Pansus B Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2020). Rapat tertutup tersebut membahas antisipasi skema penyelamatan perbankan akibat COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir telah melakukan perombakan direksi besar-besaran di holding BUMN perkebunan dan anggotanya yaitu dari PTPN I, II hingga XIV. Apa yang dilakukan Erick Thohir ini langsung diapresiasi DPR RI.

"Saya selaku anggota Komisi VI DPR yang bermitra dengan Kementerian BUMN mendukung perbaikan-perbaikan di PTPN  yang dilakukan oleh Pak Erick Thohir. Saya yakin perombakan struktur ini akan meningkatkan kinerja PTPN," kata Andre di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Andre mengatakan, selama ini anak perusahaan Grup PTPN memiliki struktur organisasi yang terlalu gemuk. Begitu gemuknya, setiap anak perusahaan bahkan memiliki sampai empat direksi. Andre menilai, perampingan struktur di Grup PTPN ini dapat membuat pelaksanaan bisnis perusahaan pelat merah itu menjadi lebih fokus.

"Saya optimistis dengan struktur baru ini soliditas organisasi akan semakin kuat dalam mencapai tujuan perseroan. Semoga PTPN Group akan lebih siap menghadapi tantangan bisnis ke depannya," ucap Andre.

Lebih lanjut Andre mengatakan, perombakan ini penting untuk dilakukan mengingat besarnya peran Grup PTPN terhadap perekonomian nasional. 

 

2 dari 2 halaman

Perusahaan Perkebunan Terbesar di Dunia

Gedung Kementerian BUMN
Perbesar
Gedung Kementerian BUMN (dok: Humas KBUMN)

Menurut catatan, saat ini Grup PTPN merupakan salah satu perusahaan perkebunan terbesar di dunia berdasarkan total lahan konsesi perkebunan seluas 1,17 juta hektare.

Sementara produk komoditas Grup PTPN mencakup komoditas anak perusahaan yang beragam terdiversifikasi, antara lain kelapa sawit, tebu, karet, teh, kopi, tembakau, dan kakao, serta produk hilirnya masing-masing.

“Pergantian ini sudah sejalan dengan program transformasi grup perusahaan yang berkomitmen untukmeningkatkan kinerja perusahaan dan terus melakukan perubahan dalam mencapai target perusahaan sehingga dapat memberi kontribusi besar bagi perekonomian nasional,” kata Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat ini.

Lanjutkan Membaca ↓