Sri Mulyani Lantik Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal via Online

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 19 Mei 2020, 17:12 WIB
Diperbarui 19 Mei 2020, 17:12 WIB
Sri Mulyani pada rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali
Perbesar
Sri Mulyani pada rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali. Dok: am2018bali.go.id

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani melantik Ayu Sukorini, S.E., M.A. sebagai Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui video konferensi, menggantikan Basuki Purwadi yang diangkat sebagai Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara.

Selain itu, Menkeu juga melantik Ir. Dwi Larso, MSIE., Ph.D sebagai Direktur Beasiswa dan Ir. Wisnu Sardjono Soenarso, M.Eng. sebagai Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dalam sambutannya, Sri Mulyani menyampaikan bahwa tahun ini adalah tahun yang sangat berbeda. Menkeu berpesan kepada Sekretaris BKF bahwa saat ini BKF memimpin penyusunan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga menyampaikan kepada Direktur Beasiswa dan Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi bahwa perlu untuk terus menerus melakukan investasi dan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

"Dana abadi yang dikelola LPDP saat ini semakin besar mencapai lebih dari Rp 51 triliun. Besarnya dana ini harus bisa menjadi sebuah jembatan untuk memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia hari ini dan di masa-masa depan. Setiap rupiah yang dikelola dan dikeluarkan harus memberikan manfaat seluas-luasnya," mengutip rilis Kemenkeu, Selasa (19/5/2020).

 

2 dari 2 halaman

Sektor Pendidikan Terdampak Corona

Bersama KPK, 3 Menteri Diskusi Bareng Lawan Korupsi
Perbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi pembicara dalam acara ‘KPK Mendengar’ di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/12/2019). KPK menggelar peringatan Hakordia 2019 dengan tema “Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju”. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Pada masa pandemi, Sri Mulyani menyebutkan salah satu bidang yang terdampak adalah pendidikan. Para pelajar dan mahasiswa belajar dari rumah.

LPDP sebagai pemberi beasiswa, diminta untuk memastikan kepada para awardee yang tersebar di banyak negara agar tetap dapat memberikan kontribusi optimal dalam proses belajar. Menkeu juga mengingatkan supaya para awardee baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri selalu terpantau kesehatan dan pembelajarannya.

Sebagai penutup, Menkeu menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik dan tetap untuk menjaga kesehatan. Di masa pandemi ini kepemimpinan akan selalu diuji dalam menyesuaikan diri dengan new normal. Menkeu juga berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu sehingga bisa segera mengejar ketertinggalan untuk menciptakan Indonesia yang semakin baik ke depan.

Lanjutkan Membaca ↓