Kriteria PNS Kementerian Kemenkop yang Bisa kembali Masuk Kerja Usai Lebaran

Oleh Tira Santia pada 18 Mei 2020, 14:50 WIB
Diperbarui 18 Mei 2020, 14:50 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM melakukan Rapid Test bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian. (Dok Kemenkop dan UKM)
Perbesar
Kementerian Koperasi dan UKM melakukan Rapid Test bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian. (Dok Kemenkop dan UKM)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM melakukan Rapid Test bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM. Langkah ini sebagai antisipasi kebijakan operasional kementerian usai libur Lebaran.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan menjelaskan, Rapid Test Covid-19 ini sengaja dilakukan untuk melihat kondisi para ASN. Dalam Beberapa waktu ke depan, Kementerian Koperasi dan UKM juga akan kembali mengadakan Rapid Test.

Langkah ini agar Kementerian Koperasi dan UKM mendapatkan informasi yang jelas bagaimana sebenarnya kondisi akhir dari pada kesehatan PNSdi lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM.

"Bisa terlihat, khususnya ada atau tidak yang terkena dampak Covid-19. Semoga tidak ada yang terkena Covid-19", ujarnya di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Senin (18/5/2020).

Lanjut Rully, langkah ini memberikan semacam penguatan agar nanti setelah Idul Fitri dan semuanya bisa berjalan kembali normal, walaupun dengan tetap ada pembatasan physical distancing.

"Yang jelas, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti,” serunya.

Selain itu, setelah Lebaran akan ada kebijakan kepegawaian yang diprioritaskan untuk bekerja ke kantor itu sehat, masih muda, dan juga diupayakan memiliki kendaraan pribadi.

"Supaya mobilitas itu tidak terganggu dengan penumpang lain dari kendaraan umum,” katanya.

Ia berharap hal itu bisa dilakukan pada seluruh PNS. Jika memang ada beberapa jabatan yang memiliki jaminan asuransi kesehatan, pihaknya akan mendorong untuk menggunakan fasilitas itu.

“Bagi teman-teman yang tidak tercover, itu kita prioritaskan,” pungkasnya.