Bos TikTok Sumbang Rp 149,55 Miliar ke Bill Gates untuk Cari Vaksin Corona

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 13 Mei 2020, 03:00 WIB
Diperbarui 13 Mei 2020, 03:00 WIB
Tik Tok
Perbesar
Zhang Yiming pendiri ByteDance selaku pembesut Tik Tok (sumber: pandaily.com)

Liputan6.com, Jakarta - Miliarder China pendiri aplikasi media sosial TikTok, Zhang Yiming, telah menjanjikan USD 10 juta atau kurang lebih Rp 149,55 miliar (estimasi rupiah 14.955 per dolar AS) untuk pendanaan Accelerator Therapeutics Treatments Covid-19 melalui sebuah proyek yang didirikan oleh Gates Foundation, yayasan milik Bill dan Melinda Gates.

"Sementara [Zhang] telah bertemu Bill Gates beberapa kali secara sepintas, dia tidak mengenalnya dengan baik tetapi sangat menghormati pendekatan sistematis Bill dan Melinda Gates dan upaya berkelanjutan dalam berkontribusi untuk filantropi," kata juru bicara Zhang.

Melansir dari laman Accelerator dalam Forbes, Selasa (12/5/2020), tujuan Accelerator adalah untuk mengoordinasikan penelitian, memitigasi hambatan untuk pengembangan vaksin, dan meningkatkan perawatan terhadap virus corona covid-19 dengan pendanaan yang cepat dan fleksibel.

Program ini juga melibatkan kerja dengan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), peneliti, pemerintah, sektor swasta dan regulator global untuk mempercepat formulasi vaksin untuk Corona.

"Organisasi amal, pemerintah dan sektor swasta, serta individu seperti Zhang Yiming menunjukkan beragam donor yang memahami nilai kolaborasi dalam mengembangkan obat-obatan yang efektif untuk membantu mengubah gelombang pandemi ini," kata Presiden divisi kesehatan global di Gates Foundation, Trevor Mundel.

 

2 dari 2 halaman

Kekayaan Zhang

Zhang Yiming
Perbesar
Zhang Yiming, Founder dan CEO Bytedance Ltd. Dok: medium.com

Forbes mencatat kekayaan bersih Zhang senilai USD 16,2 miliar, berdasarkan estimasi kepemilikannya sekitar seperempat dari ByteDance, perusahaan induk TikTok.

Perusahaan swasta yang didirikan pada tahun 2012 dan berkantor pusat di Beijing tersebut, terakhir mengumpulkan pembiayaan pada tahun 2018 dengan penilaian besar-besaran mencapai USD 75 miliar.

Kemudian TikTok diluncurkan pada 2016, mencapai pasar internasional pada tahun berikutnya. Aplikasi video pendek, yang memiliki sekitar 625 juta pengguna di seluruh dunia, sangat menarik bagi demografi Gen Z.

Lanjutkan Membaca ↓