Rupiah Ditutup Menguat Seiring Pelonggaran Lockdown di Berbagai Negara

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 11 Mei 2020, 17:30 WIB
Diperbarui 11 Mei 2020, 17:30 WIB
Rupiah Tetap Berada di Zona Hijau
Perbesar
Teller menunjukkan mata uang rupiah dan dolar di Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (10/1). Hingga hari ini, US$ 1 dibanderol Rp 14.020. Rupiah menguat 0,71% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore menguat seiring rencana pencabutan penguncian wilayah (lockdown) yang dilakukan sejumlah negara maju seiring melandainya kasus positif COVID-19.

Rupiah ditutup menguat 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.895 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.920 per dolar AS.

"Pasar merespons positif setelah beberapa negara berencana untuk mencabut lockdown," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi seperti dikutip dari Antara, Senin (11/5/2020).

California, Michigan, dan Ohio, tiga negara bagian penting untuk manufaktur AS, mengambil langkah-langkah untuk memungkinkan pabrik dan beberapa bisnis melanjutkan pekerjaan.

Di Eropa, toko-toko dan salon rambut sekarang dapat dibuka kembali di Perancis, negara dengan ekonomi terbesar kedua di zona euro.

Banyak negara Eropa lainnya, seperti Denmark, Norwegia, Spanyol, Italia, dan Jerman, juga telah memulai atau berencana untuk mencabut lockdown.

Bahkan Inggris, yang sekarang merupakan negara yang paling terpukul di Eropa dalam hal kematian, mengumumkan rencana tentatif untuk mengurangi kebijakan pembatasan sosial.

 

2 dari 2 halaman

Sentimen Lainnya

Rupiah Masih Tertahan di Zona Merah
Perbesar
Teller menunjukkan mata uang rupiah di Jakarta, Selasa (15/10/219). Rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 14.166 per dolar AS. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sentimen eksternal lainnya, data dari departemen tenaga kerja AS menunjukkan 20,5 juta pekerjaan hilang di April atau telah mencapai kehilangan sebesar 33 juta selama 7 minggu terakhir yang diakibatkan oleh COVID-19.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin juga memperingatkan semalam bahwa tingkat pengangguran AS bisa mencapai 25 persen.

Tingkat pengangguran AS pada April naik ke level 14,7 persen, jauh dibandingkan tingkat terendahnya dalam kurun waktu 50 tahun terakhir sebesar 3,5 persen yang dicatatkan dua bulan yang lalu.

Rupiah pada Senin pagi dibuka melemah di posisi Rp14.935 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.892 per dolar AS hingga Rp14.943 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.936 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp15.009 per dolar AS.

Lanjutkan Membaca ↓