Sarinah Percantik Diri untuk Jadi Kado HUT Indonesia ke-76

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 09 Mei 2020, 19:00 WIB
Diperbarui 09 Mei 2020, 19:00 WIB
Gedung Sarinah.

Liputan6.com, Jakarta - Pusat Perbelanjaan Sarinah pada Juni 2020 mendatang akan merenovasi gedung dengan mengusung konsep Outlet Nusantara. Rencananya, perombakan tersebut akan rampung pada Mei 2021.

Direktur Utama Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa menyatakan, pihaknya akan berupaya keras mencapai target tersebut meski diterpa badai virus corona (Covid-19).

Sehingga, ia mengutarakan, wajah baru Gedung Sarinah nantinya dapat menjadi kado ulang tahun (ultah) ke-76 bagi Indonesia di tahun depan.

"Ini kan lagi wabah ya. Mudah-mudahan kita punya target bisa jadi kado ulang tahun kemerdekaan kita ke-76 nanti, atau misalnya (kado untuk) Hari Pahlawan," ujar dia kepada Liputan6.com, Sabtu (9/5/2020).

Gusti Ngurah Putu menyampaikan, renovasi ini dilakukan lantaran pihaknya ingin menjadikan Gedung Sarinah sebagai pusat ritel modern bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari Sabang sampai Merauke.

"Tapi tentu yang sudah dikurasi, sehingga quality-nya bisa bersaing dengan produk-produk lain, bahkan di tingkat global," ucap dia

 

2 dari 2 halaman

Brand Asing Tetap Bisa Jualan

McDonald's Sarinah Tumbang
Suasana gerai makanan cepat saji McDonals's komplek pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Jumat (8/5/2020). Gerai pertama McDonals's di Indonesia yang telah beroperasi hampir 30 tahun itu akan ditutup permanen pada 10 Mei 2020. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Namun demikian, upaya tersebut bukan berarti membuat Sarinah hendak menutup diri terhadap produk internasional. Gusti Ngurah Putu mengatakan, brand asing tetap dapat masuk ke Gedung Sarinah, selama mereka bisa menyesuaikan dengan konsep yang telah dibuat.

"Bukan berarti kita menutup diri dengan brand internasional. Itu harus sejalan dengan konsep bahwa local product kita, menggunakan lokal konten lah," ungkap dia.

Ketentuan tersebut turut berlaku bagi McDonald's yang telah membuka gerai pertamanya di Gedung Sarinah sejak 1991.

"Bisa (masuk lagi). Kita tetap beri kesempatan pada mereka, dan tentunya berkenan untuk memenuhi persyaratan kita," tukas Gusti Ngurah Putu.

Lanjutkan Membaca ↓