KFC Tutup 100 Gerai di Indonesia Imbas Virus Corona

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 23 Apr 2020, 19:05 WIB
Diperbarui 23 Apr 2020, 19:09 WIB
KFC.
Perbesar
ilustrasi gerai KFC. (Dok. Denvit/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran wabah virus corona (Covid-19) telah banyak membuat kios makanan cepat saji tutup pintu. Termasuk KFC, yang menutup sebanyak 100 gerai KFC yang beroperasi di pusat perbelanjaan di berbagai kota.

Direktur PT Fast Food Indonesia Justinus Dalimin Juwono mengatakan, penutupan gerai itu dilakukan lantaran pusat perbelanjaan telah menghentikan kegiatannya selama masa pembatasan wilayah.

"Benar, karena mal/plasa dinyatakan harus tutup karena Covid-19. Maka semua usaha di mal/plasa jadi tutup, jadi bukan KFC saja. Ada di mal/plasa di berbagai kota, bukan di Jakarta saja," jelasnya kepada Liputan6.com, Kamis (23/4/2020).

Justinus melanjutkan, penutupan gerai KFC di pusat perbelanjaan tersebut telah sesuai dengan peraturan dari pemerintah pusat dan daerah yang menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah.

Tak hanya 100 gerai saja, ia menambahkan, kios-kios KFC lainnya yang kini masih beroperasi pun meniadakan layanan untuk makan di tempat.

 

2 dari 2 halaman

Pesan Online

Gerakan Tanpa Sedotan
Perbesar
KFC mencanangkan gerakan nasional #Nostrawmovemnet atau Gerakan Tanpa Sedotan di seluruh gerainya yang berada di Indonesia (Liputan6.com/ Switzy Sabandar)

Namun demikian, pelanggan disebutnya tetap bisa memesan dari gerai KFC terdekat lewat sambungan telepon atau secara online.

"Selebihnya dine in-nya yang tutup. Jadi kami hanya melayani customers untuk take away, online ojol, home delivery, dan drive thru," ujar Justinus.

Lanjutkan Membaca ↓