Tak Boleh Mudik, Kendaraan Pribadi Dilarang Lewat Tol Jakarta-Cikampek

Oleh Athika Rahma pada 23 Apr 2020, 19:45 WIB
Diperbarui 23 Apr 2020, 20:42 WIB
FOTO: Pandemi COVID-19 Turunkan Volume Kendaraan di Jalan Tol

Liputan6.com, Jakarta - Peraturan larangan mudik resmi ditetapkan besok, Jumat (24/3/2020) pukul 00.00 WIB. Seluruh angkutan di darat, laut dan udara tidak boleh melintas jika bukan kendaraan logistik dan yang dikecualikan pemerintah.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Budi Setiyadi menyatakan, pihaknya tengah mempersiapkan check point atau pos-pos penjagaan untuk mengawasi pergerakan kendaraan.

Untuk jalan tol, terdapat pos Polisi di KM 31 tol jalur A Jakarta-Cikampek yang didirikan untuk mengawasi kendaraan pribadi yang melintas mulai besok.

"Malam ini kita sedang siapkan, kita dirikan tenda di sana. Di KM 31, di tol jalur A Jakarta-Cikampek ada check point, itu supaya bisa langsung membelokkan mobil ke Karawang untuk kembali ke Jakarta," kata Budi dalam diskusi daring, Kamis (24/3/2020).

Lebih lanjut, skema larangan mudik ini akan diterapkan dengan ketat untuk seluruh kendaraan pribadi termasuk sedan pelat hitam hingga sepeda motor.

"Tadi saya lihat sepintas itu masih ada yang lalu lalang keluar dari Jakarta, nah besok sudah tidak ada lagi," ujar Budi.

 

2 dari 2 halaman

Jalan Tikus

FOTO: Pandemi COVID-19 Turunkan Volume Kendaraan di Jalan Tol
Kendaraan melintasi ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2020). Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat adanya penurunan volume kendaraan mencapai 40-50 persen akibat pandemi virus corona COVID-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Kemudian untuk jalan tikus sendiri, Budi menyatakan jika pihak Kepolisian sudah melakukan koordinasi untuk menentukan titik mana saja yang akan diawasi.

Adapun, Budi menegaskan agar masyarakat mematuhi larangan ini dan mengurungkan niat untuk mudik daripada berurusan dengan petugas yang berjaga di lapangan.

"Jadi kami tegaskan, daripada masyarakat kesulitan, karena pos-pos sudah didirikan, bahkan sampai jalan tikus sudah didirikan. Mohon urungkan niat untuk bepergian ke lokasi PSBB terutama Jabodetabek," kata Budi.

Lanjutkan Membaca ↓