Kegiatan Dunia Usaha Turun di Kuartal I Imbas Corona, Mana Saja?

Oleh Athika Rahma pada 13 Apr 2020, 11:45 WIB
Diperbarui 13 Apr 2020, 11:45 WIB
Investasi Teksil Meningkat Saat Ekonomi Lesu
Perbesar
Pekerja memotong pola di pabrik Garmen,Tangerang, Banten. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Wabah virus Corona yang terjadi di Indonesia beberapa bulan terakhir membuat kegiatan dunia usaha tertatih. Survei Bank Indonesia terkait Kegiatan Dunia Usaha Kuartal I Tahun 2020 menyebutkan, kinerja dunia usaha turun 5,56 persen pada Kuartal  I tahun 2020.

Angka ini lebih rendah dibanding Kuartal IV tahun 2019 yang sebesar 7,79 persen. Adapun, penurunan kegiatan usaha ini disebabkan penurunan permintaan dan gangguan pasokan akibat wabah Corona.

"Kegiatan usaha pada Kuartal  I 2020 menurun, tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha yang turun cukup dalam sebesar 5,56 persen," demikian dikutip dari laporan hasil survei, Senin (13/3/2020).

Penurunan kegiatan usaha terbesar terjadi pada 3 sektor, yaitu sektor industri pengolahan yang turun 3,6 persen dan sektor perdagangan, hotel dan restoran yang turun 3,04 persen.

Kemudian penurunan disusul sektor pertambangan sebesar 0,62 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 0,53 persen dan sektor konstruksi sebesar 0,08 persen.

"Adapun sektor yang mengalami perlambatan antara lain sektor listrik, gas dan air bersih, sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan dan sektor-sektor jasa," demikian dikutip dari hasil survei.

 


Sektor yang Tumbuh

Lampung Selatan Segera Punya Perda Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan
Perbesar
Total luas sawah Kabupaten Lampung Selatan yang bakal masuk LP2B geospasial seluas 36.052 hektar dari luas lahan sawah Lampung Selatan 45.575 hektar.

Namun demikian, sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan masih mengalami pertumbuhan sebesar 0,4 persen.

Peningkatan ini seiring dengan panen raya di sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Gorontalo.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya