Jakarta Terapkan PSBB, Operasional Bandara Halim Perdanakusuma Masih Normal

Oleh Tira Santia pada 08 Apr 2020, 10:00 WIB
Diperbarui 08 Apr 2020, 10:00 WIB
Penumpang Pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma
Perbesar
Calon penumpang memasuki pintu keberangkatan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/2). Jumlah penumpang di jalur penerbangan domestik Bandara Halim menurun sebesar 18,38 persen sejak kenaikan harga tiket pesawat. (Merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma hingga saat ini masih berjalan normal, meskipun Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menerbitkan Peraturan menteri Kesehatan (Permenkes) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu diungkapkan oleh Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Nandang Sukarna, mengatakan pihak manajemen Bandara Halim Perdanakusuma dan stakeholder terkait sudah antisipasi sebelumnya, dengan melaksanakan protokol yang dianjurkan oleh pemerintah.

"Program WFH (work from home) sebagian karyawan secara bergantian sebagai implementasi physical dan social distancing, tanpa mengurangi kinerja pelayanan jasa penerbangan dg tetap utamakan safety, security, service dan compliance (3S+C)," kata Nandang kepada Liputan6.com, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, hal-hal yang sifatnya operasional dan mandatori, terutama keselamatan dan keamanan pihaknya terus mengutamakan pelayanannya.

Lalu, terkait efektifitas dan efisiensi jadwal penerbangan bersama para operators atau airliners, selalu ada pengaturan pembatasan jumlah penumpang setiap jadwal penerbangannya pada saat pemesanan tiket dan check-in.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Lakukan Pengecekan Suhu

FOTO: Dampak Corona, Jumlah Penumpang di Bandara Halim dan Soetta Turun 30 Persen
Perbesar
Aktivitas di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/4/2020). Akibat wabah virus corona COVID-19, PT Angkasa Pura II mencatat adanya penurunan penumpang di atas 30 persen dalam 14 hari terakhir di Bandara Halim Perdanakusuma dan Soekarno-Hatta. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Lanjut Nandang, tak lupa juga pengecekan suhu tubuh, penerapan wajib menggunakan masker bagi setiap penumpang dan petugas bandara, baik saat keberangkatan dan kedatangan. Sekaligus penyemprotan disinfektan pada bagasi saat keberangkatan dan kedatangan.

"Menyiapkan ruang isolasi dan berkoordinasi dengan KKP wilayah Bandara Halim P dalam pencegahan dan penanganan Covid-19," ujarnya.

Pihaknya juga mempersiapkan alternatif terburuk, jika karyawan yang berdomisili di luar DKI kesulitan masuk kerja ke kantor, maka karyawan di wilayah DKI harus menggantikannya sampai dengan kondisi normal kembali.    

Lanjutkan Membaca ↓