Sinar Mas Bakal Produksi Masker untuk Tenaga Medis Corona Covid-19

Oleh Tira Santia pada 06 Apr 2020, 14:00 WIB
Diperbarui 06 Apr 2020, 14:00 WIB
Virus Corona Mewabah, Pekerja China Sibuk Produksi Pakaian Pelindung dan Masker
Perbesar
Pekerja memproduksi masker di sebuah pabrik di Yangzhou, Provinsi Jiangsu, China, Senin (27/1/2020). Masker tersebut diproduksi untuk mendukung pasokan bahan medis saat wabah virus corona melanda China. (STR/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai langkah inisiatif untuk bersama-sama melawan virus corona atau covid-19, untuk membantu pemerintah juga sesama, Sinar mas memberikan bantuan dalam bentuk masker.

“Mengutamakan untuk memenuhi kebutuhan paramedis dan internal Perusahaan yang sangat mendesak, termasuk di dalamnya guna memenuhi kebutuhan maupun permintaan dari beberapa Pemerintah Daerah,” kata Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto Konferensi Pers Penyerahan Bantuan Penanganan Covid-19 dari Pengusaha Peduli NKRI kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Senin (6/4/2020).

Masker yang diproduksi bukan masker N95, melainkan masker sekali pakai yang memiliki tiga lapis saja. Sementara itu, untuk komersialisasi dari produksi masker ini, nantinya akan tergantung dari seberapa banyak kebutuhan mendesak yang masuk, dan seberapa cepat kapasitas produksi, sehingga pihaknya dapat memenuhi prioritas utama tersebut.

Namun, untuk kali ini Sulistiyanto mengatakan bahwa pihaknya memang fokus untuk memenuhi kebutuhan paramedis melalui Pemerintah dengan berkoordinasi melalui Kementrian Kesehatan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Apabila kebutuhan garda depan sudah terpenuhi, barulah rencananya akan dikomersialkan dijual kepada masyarakat. Penjualan nantinya akan melalui distributor dan supermarket yang selama ini sudah ada kerja sama dengan Perusahaan Sinar Mas.

“Untuk Kapasitas awal produksi sebanyak 1,8 juta masker per bulan, penyalurannya diprioritaskan untuk kebutuhan tenaga medis di Indonesia. Merk nya Medishield by Paseo. Harganya memang belum dapat dari tim APP,” ujarnya.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Diproduksi Mulai Pekan Ketiga April

Pabrik pakaian di Jalur Gaza Produksi Masker
Perbesar
Seorang pekerja menjahit sebuah masker di Pabrik Unipal 2000 di sebelah timur Gaza City pada 29 Maret 2020. Sebuah pabrik pakaian di Jalur Gaza mengalihkan lini produksinya untuk membuat masker medis dan pakaian pelindung, bagi sejumlah pasar Israel di tengah wabah COVID-19 (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Ia mengatakan, masker akan diproduksi oleh PT The Univenus Cikupa, Banten. Produksi masker diperkirakan dapat dimulai pada minggu ketiga atau keempat di bulan April 2020.

Sementara, untuk detail berapa jumlah investasinya, Sulistiyanto mengatakan belum mendapatkan angka yang pasti. “Kita cepat-cepat membuat, karena ini sifatnya bukan untuk bisnis,” ujarnya.

Pihaknya, saat ini sedang menanti mesin produksi masker yang didatangkan dari Tiongkok. Di saat bersamaan, perusahaan juga tengah menuntaskan seluruh perizinan produksi pada kementerian dan sejumlah instansi terkait lainnya.

“Sinar Mas berharap dapat segera mencapai kapasitas produksi maksimal sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat luas. Sinar Mas juga mendukung penuh langkah dan program penanganan bencana yang ditetapkan oleh Pemerintah," pungkasnya.    

Lanjutkan Membaca ↓