Dukung #dirumahaja, BRI Gratiskan Biaya Top Up GoPay

Oleh Gilar Ramdhani pada 02 Apr 2020, 23:25 WIB
Diperbarui 02 Apr 2020, 23:25 WIB
Dukung #dirumahaja, BRI Gratiskan Biaya Top Up GoPay

Liputan6.com, Jakarta PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia dengan terus mengajak masyarakat untuk melakukan physical distancing dan mengurangi jumlah aktivitas di luar rumah.

Dalam mewujudkan hal tersebut, Bank BRI berkolaborasi dengan GoPay untuk membebaskan biaya top up GoPay yang dilakukan melalui mobile apps BRIMO, Mobile Banking, Internet Banking dan di lebih dari 23 ribu mesin ATM BRI dan CRM BRI. Perseroan akan memberikan insentif dalam bentuk cashback instan sebesar biaya top up ke dalam saldo GoPay. Program yang bertujuan untuk mendorong masyarakat bertransaksi non tunai ini, dapat dinikmati per tanggal 30 Maret hingga 31 Mei 2020.

“BRI berkomitmen untuk terus menekan penyebaran virus corona di Indonesia melalui berbagai cara, salah satu diantaranya mengimplementasikan program WFH bagi pekerja serta menghimbau masyarakat untuk gencar bertransaksi non tunai dalam rangka physical distancing,” ungkap Handayani, Direktur Konsumer BRI pada Senin (30/03/2020).

Kini semua orang bisa #jadipahlawan walaupun #dirumahaja dan dapat bertransaksi non tunai menggunakan Gopay untuk berbagai kebutuhan seperti membeli makanan, pengantaran obat, dan membantu sesama melalui donasi digital. Selain cashback instan untuk biaya top up Gopay, sebagai bentuk apresiasi kepada mitra driver kini masyarakat juga dapat memberikan tip hingga Rp 100 ribu setelah menyelesaikan pesanan.

 

Dukung #dirumahaja, BRI Gratiskan Biaya Top Up GoPay
Teleconference Direktur Konsumer BRI Handayani bersama CEO GoPay, Aldi Haryopratomo.

Sepanjang tahun 2019, jumlah transaksi top up Gopay melalui BRI tercatat lebih dari 21 juta transaksi.

“Kerja sama ini kami harapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat untuk mendukung gerakan di rumah aja yang tengah gencar digalakkan oleh pemerintah, “imbuh Handayani.

“Pandemi ini telah menjadi perhatian besar bagi kita semua. Mari kita berkontribusi secara kolektif untuk menekan angka penyebaran dengan tetap di rumah. Salah satu langkah sederhana yang bisa kita lakukan adalah melalui penggunaan non tunai untuk mengurangi kontak fisik,” ujar Budi Gandasoebrata, Managing Director GoPay Indonesia.