Ridwan Kamil Potong Gaji Sendiri hingga PNS Jabar selama 4 Bulan

Oleh Arthur Gideon pada 30 Mar 2020, 14:10 WIB
Diperbarui 30 Mar 2020, 14:10 WIB
Ridwan Kamil
Perbesar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil akan memangkas gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Pemotongan ini dilakukan dengan alasan untuk mengurangi beban masyarakat dan percepatan penanggulangan penyebaran virus Corona Covid-19.

"Gaji Gubernur, Wakil Gubernur dan para ASN (Aparatur Sipil Negara) atau PNS di Pemprov Jawa Barat akan dipotong selama 4 bulan ke depan dengan adil dan proporsional," dikutip dari akun instagram resmi @ridwankamil, Senin (30/3/2020).

Selanjutnya, ia juga meminta kepada mereka dan kelompok masyarakat lainnya yang memiliki keluangan harta untuk melakukan sedekah, zakat, infak dan lainya. "Mari kita bersama-sama menyumbang kepada perjuangan melawan virus ini dan menolong masyarakat yang tidak mampu melalui kesetiakawanan sosial," tulis Ridwan Kamil.

Saat ini, dirinya juga tengah menyiapkan kampanye sosial “Two in One” yaitu 1 Keluarga mampu mengurusi 2 keluarga tidak mampu selama pandemi covid-19. "Insya Allah bisa," tutup dia.

 
 
 
View this post on Instagram

BEWARA Untuk mengurangi beban masyarakat dan percepatan penanggulangan penyebaran virus covid-19, maka gaji Gubernur, Wakil Gubernur dan para ASN (Aparatur Sipil Negara) atau PNS di Pemprov Jawa Barat akan dipotong selama 4 bulan ke depan dengan adil dan proporsional. Kepada mereka dan kelompok masyarakat lainnya yang memiliki keluangan harta (sedekah, zakat, infak dll) mari kita bersama-sama menyumbang kepada perjuangan melawan virus ini dan menolong masyarakat yang tidak mampu melalui kesetiakawanan sosial. . Kita sedang menyiapkan kampanye sosial “Two in One”. 1 Keluarga mampu mengurusi 2 keluarga tidak mampu selama pandemi covid-19. Insya Allah bisa. Bersama, Insya Allah, #KitaPastiMenang

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil) on

Unggahan Ridwan Kamil ini mendapat berbagai tanggapan dari para pengguna media sosial atau netizen. Salah satunya akun @faoziahzahid. "Gaji saya 3,2 juta dipotong BJB 3 juta sisa 200rb.. terus ANDA MAU POTONG BERAPA dari sisa gaji saya?" tulis dia.

Sedangkan akun lain yaitu @bangrendsss menanggapinya secara berbeda. "Bisa ga dibuktiin ? Jangan cuma umbar di media sosial doang. Potong2 gaji kek yang iya aja," tulis dia.

2 dari 2 halaman

Dua Kali Tes Corona Covid-19, Ridwan Kamil Dinyatakan Negatif

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Perbesar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan bantuan ventilator kepada Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung Nina Susana Dewi, di RSHS Jalan Pasteur Nomor 38 Bandung, Jum'at (27/3/20). (sumber foto : Humas Pemprov Jabar)

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah dua kali melakukan tes proaktif Covid-19. Hasilnya, pria yang akrab disapa Emil itu kembali dinyatakan negatif.

"Jadi warga Jabar, pak gubernurnya sehat. Insya Allah bisa menjalankan proses penanggulangan ini dengan sebaik-baiknya," ucap Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (26/3/2020).

Emil mengatakan dirinya melakukan pemeriksaan tes proaktif kedua yang dilakukan pada Rabu 25 Maret 2020. 

"Saya sampaikan tes pertama pada 15 Maret, dan tes kedua kemarin hasilnya juga kemarin negatif," tegasnya.

Mantan Wali Kota Bandung itu melakukan pemeriksaan lantaran banyak masyarakat bertanya-tanya ihwal kesehatannya ketika bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjemput 68 anak buah kapal Diamond Princess di Bandara Kertajati Majalengka. Menteri Budi Karya sendiri dinyatakan positif.

Pada tes pertama, dia bersama istri dinyatakan negatif terpapar virus Corona.

Sedangkan tes kedua dilakukan Emil terkait kehadirannya di acara Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) pada 9 Maret di Hotel Swiss Bell Inn, Kabupaten Karawang. Dalam acara tersebut dari sejumlah kepala daerah yang turut hadir, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, hingga Kamis siang ini terdapat 73 kasus orang positif corona di Jabar. Sebanyak 10 di antaranya meninggal dan lima sembuh.

"Mayoritas warga Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi. Ring dua di Bandung Raya," ujar Emil menjelaskan penyebaran kasus Covid-19.

Dia juga mengatakan bahwa sampai saat ini sudah tiga kepala daerah dinyatakan positif setelah melakukan tes proaktif. Ketiga kepala daerah tersebut yakni Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Lanjutkan Membaca ↓