Antisipasi Virus Corona, Pegawai BTN Kerja dari Rumah

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 16 Mar 2020, 13:00 WIB
Diperbarui 16 Mar 2020, 13:00 WIB
20170607-Warga Mulai Antre Tukar Uang Pecahan di Monas-Angga
Perbesar
Seorang wanita menukarkan uang pecahan kecil pada mobil kas keliling Bank BTN di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Rabu (7/6). Bank Indonesia bekerja sama dengan 13 bank lainnya melayani penukaran uang hingga 16 Juni mendatang. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

 

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN melakukan pelayanan terbatas kepada para nasabahnya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Langkah ini dilakukan perseroan untuk melindungi nasabah sekaligus menjaga agar lingkungan kerja perseroan tidak terpapar virus corona yang saat ini sedang menjadi perhatian serius pemerintah.

"Kami harus melakukan langkah inisiatif sebagai upaya preventif yang perlu diambil segera dan perseroan mengambil keputusan untuk sementara akan melakukan pelayanan terbatas bagi nasabah Bank BTN di sejumlah kantor cabang di seluruh Indonesia," kata Corporate Secretary BTN, Ari Kurniaman dalam keterangannya, Senin (16/3/2020)

Menurut Ari layanan perbankan akan tetap berjalan melalui dukungan digital banking yang dapat dilakukan dimana saja dan tidak perlu ke kantor jika tidak urgent untuk dilakukan.

Selain pemberlakukan layanan nasabah di sejumlah kantor cabang BTN, Perseroan juga akan melakukan Work From Home atau WFH.

Kebijakan mengenai WFH ini akan berlaku di semua unit kerja kantor pusat termasuk dalam hal ini kantor cabang sesuai dengan kritikal wilayah yang telah ditetapkan perseroan.

"Jadi kami telah menyusun business continuity plan atau BCP mengenai apa yang harus dilakukan dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19 di wilayah kerja perseroan dengan tetap mengedepankan bagaimana itu tidak mengganggu pelayanan kepada nasabah," jelas Ari.

 

2 dari 3 halaman

Ketentuan kerja dari rumah

BTN Luncurkan Plaza KPR
Perbesar
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meluncurkan Plaza KPR dan KPR Hotline di Jakarta, Selasa (12/12). contact center yang dibuka untuk memberikan segala informasi mengenai produk KPR baik subsidi maupun non-subsidi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

WFH akan dilakukan seperti pada Divisi kritikal minimal 20 persen dari total SDM pada divisi tersebut dan 40 pesen untuk Divisi yang tidak kritikal.

"Demikian juga dengan kantor cabang yang berada di wilayah sesuai dengan mapping kritikal untuk dilakukan WFH," tegasnya menjelaskan.

Selain itu Ari menjelaskan di seluruh kantor layanan telah ditetapkan protokol layanan kepada nasabah seperti para petugas layanan khususnya yang berada di front linner akan mengenakan masker.

Salam kepada nasabah tidak dengan berjabat tangan tapi cukup dengan mengatupkan tangan sebagai salam hormat kepada nasabah. "Kami juga menyiapkan masker untuk nasabah yang memerlukan," tambah dia.

"Kami meminta maaf khususnya kepada para nasabah setia Bank BTN atas protokol pelayanan perbankan yang kami lakukan untuk bagaimana kita semua terhindar dari covid 19," jelas Ari.

Kebijakan mengenai layanan terbatas dan WFH tersebut akan dilakukan Bank BTN terhitung sejak Senin (16/3) dengan sementara dilakukan sampai lima hari kerja ke depan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓