Serangkaian Kegiatan Menhub Budi Karya Sebelum Jatuh Sakit Tifus

Oleh Septian Deny pada 14 Mar 2020, 10:25 WIB
Diperbarui 14 Mar 2020, 10:25 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto Kemenhub)
Perbesar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto Kemenhub)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah menderita penyakit tifus. Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Staf Khusus Menteri Perhubungan, Adita Irawati.

"Masih dalam perawatan dokter di RS," kata Adita ketika dihubungi Liputan6.com.

Melalui akun Instagram-nya, @aditairawati, Adita menyatakan jika Budi Karya yang merupakan atasannya tersebut memang sosok pekerja keras.

Budi Karya memang dikenal sebagai menteri dengan jadwal kegiatan yang padat. Bahkan pada akhir pekan pun Budi Karya selalu memiliki agenda seperti meninjau terminal, bandara dan lain-lain.

Sebelum jatuh sakit, Menhub sempat bertemu dengan Menteri Infrastruktur dan Manajemen Air Belanda Mrs. Cora Van Nieuwenhuize.

 

Lewat postingan di akun Instagram-nya @budikaryas, Menhub mengatakan pertemuannya dengan Mrs. Cora Van Nieuwenhuize dalam rangka membahas peluang kerja sama di sektor transportasi.

"Kami juga menandatangani Joint Statement (Pernyataan Bersama). Kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang transportasi, serta pengembangan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia perhubungan," jelas dia.

Beberapa proyek yang dikerjasamakan antara lain, pengembangan sistem transportasi yang cerdas dan ramah lingkungan di ibu kota baru di Kalimantan Timur. Serta proyek pengembangan Pelabuhan di Ambon yang diproyeksikan menjadi pusat industri perikanan bagi wilayah Maluku.

"Kami berharap kerja sama dengan Pemerintah Belanda ini dapat meningkatkan pembangunan transportasi dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas," tandas Menhub.

2 dari 3 halaman

Kegiatan Lain

20170108-Menhub Tinjau Proyek LRT Jabodetabek-Jakarta
Perbesar
Menhub Budi Karya Sumadi seusai memantau lokasi pembangunan kereta layang (Light Rail Transit/LRT), rute Cawang-Cibubur di tol Jagorawi Km 13, Jakarta, Minggu (8/1). LRT akan melewati 18 stasiun dengan panjang 42,1 km. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Pada Senin 2 Maret 2020, Budi Karya juga membuka dan memberikan sambutan pada acara Rakornis Perhub Darat dengan tema Penguatan Sinergi Stakeholder Transportasi Darat untuk Mewujudkan Visi Misi Presiden RI di Hotel Bidakara, Grand Pancoran Jakarta.

Pada dini harinya, Menhub juga sempat menyaksikan langsung proses pemulangan ke-69 WNI ABK Diamond Princess di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Sebelumnya, pada Kamis 27 Februari 2020, Menhub membuka acara ARCH:ID di ICE BSD yang diselenggarakan oleh Ikatan Arsitek Indonesia. Kemudian malam harinya meninjau Penerbangan UmrohMeninjau Pelayanan di T3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai dampak penghentian sementara WNA masuk ke Kerajaan Arab Saudi.

Pada Senin 24 Februari 2020, Menhub menggelar Rapat terkait penanganan kendaraan kelebihan muatan (Over Dimension Over Load/ODOL) di RR Lt 2 Gedung Utama Kementerian PUPR.

Serta menghadiri Raker Komisi V DPR ttg Membahas Penjelasan Mengenai Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) TA 2019 & Evaluasi Pelaksanaan Anggaran di RR Komisi V DPR RI (KK-V) Gd Nusantara DPR RI.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓