Menteri PUPR: Ibu Kota Baru Siap Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Oleh Maulandy Rizki Bayu Kencana pada 10 Mar 2020, 20:15 WIB
Diperbarui 10 Mar 2020, 20:15 WIB
Siswa SD

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan bahwa ibu kota baru negara di Kalimantan Timur (Kaltim) akan siap bila dipilih sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

Dia pun memastikan, proyek ibu kota baru yang terletak di Kabupaten Penajem Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara ini akan rampung pada waktu tersebut.

"Saya kira kalau 2035 itu kan cita-cita. Kalau 2035 Insya Allah ibu kota barunya akan sudah ada," kata Menteri Basuki di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Dia pun menegaskan, ibu kota akan benar-benar siap jika memang ditunjuk sebagai host event olahraga terbesar sedunia tersebut.

"Saya kira iya. Sekarang aja udah capable," ujar dia.

Adapun cita-cita Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 sebelumnya pernah dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta.

Jokowi ingin Indonesia bisa menjadi tuan rumah Olimpiade dalam waktu dekat. Keinginannya juga telah disampaikannya ke Presiden Olimpiade Internasional, Thomas Bac.

"Saya katakan kepada beliau bahwa Indonesia siap untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032," seru Jokowi.

2 dari 3 halaman

Jokowi Terima Masterplan Proyek Ibu Kota Baru di Mei 2020

Juara Harapan 1 Desain ibu kota baru. Dok Kementerian PUPR
Juara Harapan 1 Desain ibu kota baru. Dok Kementerian PUPR

Pasca mendapatkan hasil karya tiga besar Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) baru tingkat nasional, pemerintah terus mematangkan perencanaan pembangunan infrastruktur kawasan IKN di Kalimantan Timur dengan menyusun rencana induk (masterplan) terintegrasi yang mencakup infrastruktur jalan, sumber daya air, transportasi, energi listrik, dan jaringan komunikasi.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H Sumadilaga mengatakan, penyusunan rencana induk tersebut melibatkan sejumlah instansi pemerintah terkait seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Harus ada konsep yang menyeluruh dan terintegrasi antara infrastruktur sumber daya air dan jalan dengan pembangunan kereta api dan bandara, serta pembangunan energi listrik dan jaringan komunikasi. Targetnya akan selesai dan dipresentasikan di hadapan Presiden (Jokowi) pada bulan Mei 2020," tuturnya lewat keterangan tertulis, Jumat (6/3/2020).

Menurut dia, hasil konsep rencana induk tersebut akan menjadi salah satu dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) IKN dan menjadi laporan kepada Badan Otorita yang akan dibentuk dalam waktu dekat.

"Direncanakan dalam waktu dua minggu ke depan akan diadakan pertemuan kembali untuk presentasi progres konsep masterplan ibu kota baru masing-masing bidang," ujar dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓