Susi Pudjiastuti Temui Erick Thohir, Bahas Apa?

Oleh Nurmayanti pada 07 Mar 2020, 18:00 WIB
Diperbarui 07 Mar 2020, 18:00 WIB
Safari Media, Erick Thohir Sambangi Kantor Liputan 6
Perbesar
Menteri BUMN Erick Thohir. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. Pertemuan keduanya terkuak dari postingan Erick Thohir melalui akun instagram miliknya @erickthohir, pada Jumat (6/3/2020).

"Kedatangan tamu istimewa minggu ini, senior dan sahabat saya, ibu @susipudjiastuti115," tulis Erick melalui akun instagramnya, seperti dikutip Sabtu (7/3/2020).

Erick mengaku jika dalam pertemuan ini, keduanya membahas berbagai hal. Dia pun menyebut Susi sebagai senior dan sahabat.

Kami "curhat-curhatan" banyak hal šŸ˜, mulai dari bisnis hingga good corporate governance. Terima kasih sudah mampir Bu, sehat selalu

Erick pun memposting foto bersama Susi yang tampak duduk berdampingan. Keduanya kompak memakai baju biru, dan tampak tersenyum dalam foto tersebut.

Ā 

2 dari 2 halaman

Erick Thohir Minta Sejumlah BUMN IPO di Tahun Ini

Ilustrasi IPO 3 (Liputan6.com/M.Iqbal)
Perbesar
Ilustrasi IPO 3 (Liputan6.com/M.Iqbal)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong beberapa perusahaan pelat merah untukĀ go publicĀ atauĀ initial public offeringĀ (IPO) tahun ini. Hal itu sebagai langkah penerapan tata kelola yang baikĀ atauĀ good corporate governanceĀ (GCG).

"Dengan kondisi bursa seperti ini kita coba masukin beberapa perusahaan BUMN ke bursa tahun ini, dicoba," kata dia di Jakarta, seperti ditulis Kamis (5/3/2020).

Kendati begitu, Erick belum mau menyebutkan perusahaan-perusahaan BUMN mana saja yang akan terlebih dahulu didorong. Pun demikian, Erick juga tak menargetkan berapa BUMN yang akan melakukan IPO pada tahun ini.

Dia menyebut saat ini pihaknya tengah mempelajari pembelian kembali saham BUMN. Terlebih, dividen beberapa BUMN cukup besar dan ini penting untuk dipelajari.

"Kita juga sedang mempelajariĀ buy backĀ saham, tapi ini kan harus OJK, cuma ini sudah kita sampaikan, kitaĀ buy backĀ saham," tandas dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓