Faisal Basri: Harga Tiket Pesawat Sudah Turun, untuk Apa Beri Diskon?

Oleh Liputan6.com pada 06 Mar 2020, 21:00 WIB
Diperbarui 06 Mar 2020, 21:00 WIB
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
Perbesar
Pesawat maskapai Garuda Indonesia terparkir di areal Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (16/5/2019). Pemerintah akhirnya menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat atau angkutan udara sebesar 12-16 persen yang berlaku mulai Kamis hari ini. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri mengkritisi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait pemberian dana intensif untuk harga diskon tiket sejumlah maskapai penerbangan nasional.

Diskon tiket diberikan untuk menggairahkan sektor pariwisata dalam negeri yang tengah lesu akibat wabah virus corona atau Covid -19 yang melanda berbagai negara.

"Saya rasa di seluruh dunia tidak ada yang kasih diskon pesawat, karena otomatis pesawat itu harganya sudah turun. Ke Singapura cuma Rp 1 juta bahkan ada yang Rp 300 ribu. Jadi, merasa aneh aja gitu," tegasnya dalam acara Indef di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Menurutnya, virus Corona merupakan permasalahan yang berakar dari bidang kesehatan, bukan Ekonomi. "Karena kita enggak ada virus keuangan, ini namanya virus Corona mewabah di sembilan puluh negara. Barangkali akhir pekan ini seratus negara," imbuh Faisal.

Faisal basri lebih menyarankan pemerintah untuk mengutamakan kebijakan yang dapat meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat Indonesia. Seperti memastikan layananan kesehatan dapat berfungsi dengan baik dan mengurangi penyebaran berita hoaks.

"Jangan cuman ngomong jaga kesehatan. Jaga stamina, tapi bayangkan simpang siurnya pemberitaan," tandasnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Per 1 Maret Tiket Pesawat Diskon hingga 50 Persen

Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
Perbesar
Pesawat maskapai Lion Air terparkir di areal Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (16/5/2019). Pemerintah akhirnya menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat atau angkutan udara sebesar 12-16 persen yang berlaku mulai Kamis hari ini. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Untuk diketahui, bagi pecintra traveling atau punya niatan pulang kampung dan menunggu tiket pesawat murah, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan akhirnya memberlakukan potongan harga atau diskon tiket pesawat ke 10 destinasi wisata di Indonesia.

Hal tersebut dilakukan, setelah adanya penurunan wisatawan baik dari dalam dan luar negeri lantaran dampak dari penyebaran Virus Corona atau COVID-19 di puluhan negara di dunia. 

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, diskon akan diberikan sebesar 50 persen dengan rute dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penerapan diskon sebesar 50 persen ke 10 destinasi itu telah didukung oleh formula dan regulasi yang ada hingga dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat.

"Besok atau per 1 Maret, sudah bisa dinikmati diskon tiket pesawat 50 persen tersebut dan berlalu hingga bulan Mei 2020, nanti kita evaluasi jika menunjukkan peningkatan signifikan maka bisa diperpanjang," kata Menhub Budi Karya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (5/2/2020).

Lanjutkan Membaca ↓