Alasan Pemerintah Diskon Tiket Pesawat ke Bali, Sulut dan Bintan

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 07 Feb 2020, 12:47 WIB
Diperbarui 07 Feb 2020, 12:47 WIB
Ilustrasi tiket pesawat
Perbesar
Ilustrasi tiket pesawat (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah segera mengambil tindakan pasca menutup sementara akses penerbangan langsung Indonesia-China guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona. Caranya, dengan memberikan diskon tiket pesawat ke beberapa tujuan di Indonesia.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, ada tiga tujuan yang diberi potongan harga tersebut, yakni Bali, Sulawesi Utara dan Bintan di Kepulauan Riau.

Kebijakan ini diambil karena dari terpantau adanya penurunan jumlah penumpang pesawat di tiga tempat tujuan penerbangan itu.

"Seperti dirapatkan di KSP dan arahan Presiden, ada tiga tempat yang terdampak yaitu Bali, Sulawesi Utara dan Kepulauan Riau. Oleh karenanya saya sudah rapat dengan Indonesian Carrier untuk memberikan spesial harga di tempat tersebut," jelasnya di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Perhubungan Adita Irawati menyatakan, saat ini belum ada kalkulasi pemberian diskon. Diharapkan perhitungan potongan harga ini bisa ditemukan dalam kurun waktu satu pekan ke depan.

Dia menyampaikan, pemerintah memberikan sepenuhnya keputusan pemberian diskon tersebut ke tangan masing-masing maskapai.

"Kalau dari kami enggak bisa kasih, mereka yang lebih tahu karena akan dihitung lagi. Pastinya kan ada dampak dari penutupan penerbangan, khususnya wisatawan yabg dari Indonesia ke China maupun China ke Indonesia. Ini yang pasti harus disesuaikan dengan kalkulasi itu," tuturnya.

Adita menambahkan, pemerintah sebenarnya fokus membuka pintu masuj kepada turis China ke Tanah Air. Selain Bali, Sulawesi Utara dan Bintan, para turis Tiongkok juga banyak masuk melalui penerbangan ke Jakarta.

"China datang ke titik-titik tertentu saja, karen enggak semua bandara bjsa terima, ada penerbangan langsung. Jadi memang itu titik-titiknya. Di situ titik mendarat dia bisa ke mana-mana," pungkasnya.

2 dari 3 halaman

Pemerintah Beri Diskon Penerbangan ke Bali, Sulut, dan Bintan

Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
Perbesar
Pesawat maskapai Garuda Indonesia terparkir di areal Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (16/5/2019). Pemerintah akhirnya menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat atau angkutan udara sebesar 12-16 persen yang berlaku mulai Kamis hari ini. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Pemerintah memberikan diskon khusus untuk penerbangan domestik ke Bali, Sulawesi Utara, dan Bintan. Hal ini dikarenakan terjadinya penurunan jumlah wisatawan ke tiga daerah tersebut akibat wabah virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

"Kementerian Perhubungan khsusunya agar domestic carrier mendapat diskon khusus destinasi ke Bali, Sulut, dan Bintan karena relatif ada penurunan," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko usai rapat tingkat menteri terkait virus corona di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Kementerian Perhubungan mengaku telah membahas kebijakan tersebut dengan sejumlah maskapai. Namun, besaran diskon yang diberikan akan diserahkan ke masing-masing maskapai.

"Prinsipnya diserahkan ke masing-masingnya namun dalam aplikasinya maskapai akan melakukan sendiri-sendiri," ujar Staf Khusus Menteri Perhubungan, Adita Irawati.

Dia menjelaskan pemberian diskon ini bertujuan agar pariwsata tetap bisa bergerak meski ada penutupan penerbangan.

Pemerintah, kata Adita, mencoba menarik para wisatawan domestik melalui pemberiam diskon penerbangan ke Bali, Sulut, dan Bintan.

"Penutupan penerbangan ini cukup siginifkan. Kita usahkan bisa tetap menarik dengan berbagai macam paket yang disediakan maskapai, nanti maskapai yang akan mengumumkan," jelas Adita.

Seperti diketahui, larangan penerbangan Indonesia-China mulai berlaku per Rabu (5/2/2020), pukul 00.00 WIB. Bagi turis ataupun tenaga kerja China yang kini masih di Indonesia, mereka diberikan fasilitas perpanjangan visa overstay hingga sebulan kedepan

Pemerintah juga memberlakukan larangan turis China masuk ke Indonesia. Pembatasan itu akan dimonitor setiap dua minggu sekali.

3 dari 3 halaman

Saksikan video di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓