Investor Beli Saham Rp 314 Miliar, IHSG Ditutup di Zona Hijau

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 04 Feb 2020, 16:12 WIB
Diperbarui 04 Feb 2020, 16:12 WIB
Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Sebanyak 210 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (4/2/2020), IHSG ditutup lompat 38,16 poin atau 0,65 persen ke posisi 5.922,33. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga naik 1,21 persen ke posisi 964,84.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.952,94 dan terendah 5.911,37.

Sebanyak 210 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 184 saham melemah dan 137 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 417.710 kali dengan volume perdagangan 7,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,2 triliun.

Investor asing bwli saham Rp 314,13 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.710.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya dua sektor yang melemah, yaitu sektor perdagangan turun 0,5 persen dan sektor perkebunan melemah 0,07 persen.

Sedangkan sektor saham yang menguat paling tinggi yaitu aneka industri menguat 1,68 persen, sektor keuangan naik 1,33 persen dan sektor pertambangan menguat 0,73 persen.

Sementara saham-saham yang menguat dan mendorong IHSG ke zona hijau antara lain TRIN naik 24,53 persen ke Rp 264 per saham, TRUS naik 23,14 persen ke Rp 298 per saham dan ARTA naik 20,67 persen ke Rp 248 per saham.

Saham-saham yang melemah diantaranya CITY yang turun 33,05 persen ke Rp 79 per lembar saham, POOL melemah 31,37 persen ke Rp 70 per lembar saham dan APII turun 24,77 persen ke Rp 164 per lembar saham.

 

2 dari 4 halaman

Pembukaan Hari Ini

20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta
Suasana di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11/2015). Pelemahan indeks BEI ini seiring dengan melemahnya laju bursa saham di kawasan Asia serta laporan kinerja emiten triwulan III yang melambat. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Selasa pekan ini. Sebanyak 150 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada prapembukaan perdagangan, Selasa (4/2/2020), IHSG menguat 63,33 poin atau 1,08 persen ke level 5.947,50. Penguatan tersebut berlanjut pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 60,25 poin atau 1,02 persen ke level 5.944.20.

Indeks saham LQ45 juga naik 1,45 persen ke posisi 967,00. Seluruh indeks saham acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 5.952,94 dan terendah di 5.932,16.

Sebanyak 150 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 38 saham melemah dan 79 saham lainnya diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 10.992 kali dengan volume perdagangan 160,6 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 198,3 miliar.

Investor asing beli saham Rp 33 miliar di pasar regular, dan posisi rupiah di angka 13.751 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor keuangan yang melonjak 1,39 persen, kemudian diikuti sektor perkebunan naik 0,93 persen dan sektor infrastruktur menguat 0,90 persen.

 

3 dari 4 halaman

Saham yang Melemah dan Menguat

Awal 2019 IHSG
Pengunjung melintas dekat layar monitor pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan saham 2019 menguat 10,4 poin atau 0,16% ke 6.204. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang menguat dan mendorong IHSG antara lain SOSS naik 11,45 persen menjadi Rp 370 per lembar saham, KAYU menguat 9,59 persen menjadi Rp 80 per lembar saham dan CSIS naik 9,64 persen menjadi Rp 91 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah diantaranya POOL yang turun 34,31 persen ke Rp 67 per lembar saham, JAYA menguat 11,63 persen ke Rp 76 per lembar saham dan FITT melemah 10,39 persen ke Rp 69 per lembar saham.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓