Abu Dhabi Setuju Jual LPG Langsung ke Pertamina

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 16 Jan 2020, 12:15 WIB
Diperbarui 16 Jan 2020, 12:15 WIB
20160414- Kilang Pengolahan Minyak Terbesar ke-2 di Indonesia-Kalimantan- Fery Pradolo

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) mendapat kepastian pasokan Liqufied Petroleum Gas (LPG) dari Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC). Langkah ini merupakan realsiasi pembelian LPG langsung dari produsen.

Kepastian pasokan LPG dari ADNOC ditandai dengan Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan CEO ADNOC Group sekaligus Menteri Negara Uni Emirat Arab (UEA) Dr. Sultan Ahmed Al Jaber di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

‎"Pertamina dan ADNOC juga menandatangani perjanjian pasokan LPG," kata Nicke, di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Kepastian alokasi pasokan LPG dari ADNOC berlaku untuk 2020. Perusahaan migas asal Abu Dhabi tersebut akan menyediakan LPG sampai dengan 528 ribu Metrik Ton (MT) untuk Pertamina, sehingga dapat mengamankan kebutuhan LPG dalam negeri.

“Transaksi ini juga efektif karena sumbernya langsung dari produsen,” ujar Nicke.

 

2 dari 3 halaman

Produsen Terbesar di Dunia

Tanki LPG Pertamina
Tanki LPG Pertamina (Foto: Arthur Gideon/Liputan6.com)

Untuk LPG, ADNOC dikenal sebagai salah satu perusahaan migas yang memproduksi LPG terbesar di dunia. Kapasitas produksi dari kilang ADNOC mencapai lebih dari 10 juta MT per tahun untuk kebutuhan dalam negeri maupun pasar internasional.

Sementara itu, Dr. Sultan Ahmed Al Jaber mengatakan, perjanjian dengan Pertamina akan mendukung ADNOC untuk memperkuat keberadaanya di Indonesia, sebagai salah satu pasar pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia Tenggara.

Kesepakatan yang telah ditandatangani ini juga menunjukkan peluang penciptaan nilai yang inovatif dan hubungan bilateral yang kuat antara UEA dengan Republik Indonesia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓