HIPMI Gandeng Konglomerat Ciptakan Pengusaha Baru

Oleh Liputan6.com pada 15 Jan 2020, 15:03 WIB
Diperbarui 15 Jan 2020, 15:03 WIB
Pemberdayaan UMKM dengan KUR Berbunga Rendah
Perbesar
Pekerja menyelesaikan produksi kulit lumpia di rumah industri Rusun Griya Tipar Cakung, Jakarta, Kamis (28/11/2019). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM terus mendongkrak UMKM dengan menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga cukup rendah, yakni 6 persen. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua BPP HIPMI Mardani H Maming mengatakan dalam menghadapi bonus demografi, pihaknya ikut turun tangan dengan menyiapkan calon-calon pengusaha muda. Tak tanggung dia menggaet salah satu konglomerat Indonesia Kapal Api.

"Kemarin saya melobi salah satu konglomerat Indonesia, Kapal Api," kata Mardani dalam sambutannya di acara pelantikan pengurus BPP HIPMI, Rafles Hotel Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Dalam bingkai HIPMI Coffe, dia ingin membangun kopi di kampus-kampus yang selama ini sudah bekerja sama dengan HIPMI Perguruan Tinggi. Perusahaan konglomerat tersebut nantinya akan mementori anak muda selama 6 bulan.

Mereka akan diajari cara manajemen barang, kopi, akutansi. Sehingga setelah mendapatkan teori yang cukup peserta akan lebih mudah saat praktik sebagai pengusaha.

"Saya yakin Pak Presiden kita bisa meningkatkan pengusaha indonesia apabila pengusaha konglomerat indonesia turun tanggan membantu kita," kata Mardani.

 

2 dari 3 halaman

Universitas Indonesia

Tiga calon pembeli dari Jerman, Inggris, dan Perancis membatalkan kontrak dengan salah satu perusahaan pengepul kopi Gayo karena sampel yang dikirim mengandung glifosat (Liputan6.com/Rino Abonita)
Perbesar
Tiga calon pembeli dari Jerman, Inggris, dan Perancis membatalkan kontrak dengan salah satu perusahaan pengepul kopi Gayo karena sampel yang dikirim mengandung glifosat (Liputan6.com/Rino Abonita)

Rencana ini pun sudah dilakukan di Universitas Indonesia. Mulai dari modal, dan tempat sudah disiapkan. Hanya saja belum mendapatkan izin dari pihak kampus.

Mardani menyebut ada 20 kampus yang sedang dinegosiasi. Selain Kapal Api, dia juga ingin menggandeng pengusaha Chairil Tanjung. Dia ingin Bos Transmedia ini juga mau mementori calon pengusaha muda dalam bimbingan HIPMI.

"Saya mohon kepada bapak presiden untuk memberi dukungan kepada kami, anak muda," tutupnya.

Selain HIMPI Coffe, HIMPI juga mengambil peran dalam menghadapi bonus demografi. Diantaranya mendirikan HIPMI To School, HIPMI Go To Pesantren dan HIPMI Go To Kampus.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓