Seluruh Sektor Menghijau, IHSG Dibuka Naik ke 6.279,42

Oleh Arthur Gideon pada 07 Jan 2020, 09:12 WIB
Diperbarui 07 Jan 2020, 09:12 WIB
Akhir 2019, IHSG Ditutup Melemah

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan Selasa pekan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Selasa (7/1/2020), IHSG naik 14,81 poin atau 0,24 persen ke level 6.272,22. IHSG masih tetap berada di zona hijau pada pembukaan pukul 09.00 WIB. IHSG naik 21,24 poin atau 0,36 persen menjadi 6.279,42.

Indeks saham LQ45 juga naik 0,47 persen ke posisi 1.015,94. Sebagian besar indeks saham acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.281,56 dan terendah di 6.271,44.

Sebanyak 103 saham menguat yang mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 49 saham melemah dan 133 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 19.286 kali dengan volume perdagangan 171 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 144 miliar.

Investor asing jual saham Rp 5,91 miliar di pasar reguler dan posisi rupiah di angka 13.918 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Sektor yang menguat paling tinggi adalah industri dasar yang naik 1,21 persen. Disusul sektor perkebunan yang naik 0,67 persen dan sektor aneka industri yang menguat 0,91 persen.

 

2 dari 3 halaman

Gerak Saham

20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444,04-AY2
Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong HSG ke zona hijau diantaranya KOIN naik 24,81 persen ke level Rp 166 per lembar saham, INCI naik 22,01 persen menjadi Rp 510 per lembar saham dan SQMI naik 9,52 persen menjadi Rp 320 per lembar saham.

Saham-saham yang melemah antara lain FUJI turun 8,85 persen menjadi Rp 103 per lembar saham, HDFA turun 8 persen menjadi Rp 115 per saham dan MTWI turun 7,69 persen menjadi Rp 60 per saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓