Kiat Bijak Atur Keuangan untuk Pengusaha

Oleh Tira Santia pada 04 Jan 2020, 08:00 WIB
Diperbarui 05 Jan 2020, 20:13 WIB
Fantastis, 10 Perusahaan Ini Beri Gaji Selangit untuk Anak Magang

Liputan6.com, Jakarta - Bagi pengusaha kecil yang baru memulai usaha perlu pengelolaan keuangan yang optimal untuk mencapai keberhasilan usahanya atau mengembangkan usaha menjadi lebih mapan.

Dilansir dari laman Business Today, Sabtu (4/1/2019), berikut 11 kiat keuangan yang akan membantu pemilik usaha kecil mengelola keuangan dengan lebih baik:

1. Investasi dalam teknologi

Di zaman sekarang banyak bisnis besar yang sudah menggunakan teknologi, begitupun bagi pengusaha kecil juga bisa menerapkan hal yang sama. Kini banyak usaha kecil yang telah sukses, dengan menjual produk mereka secara global atau online.

Selain itu, Anda bisa menggunakan aplikasi untuk mengelola keuangan perusahaan, agar bisa membantu melacak berbagai aspek bisnis.

2. Dana darurat

Dana darurat berfungsi untuk menyediakan keamanan finansial di saat-saat sangat membutuhkan, seperti darurat medis. Idealnya seseorang harus memiliki biaya dana darurat untuk enam bulan ke depan.

Mulailah membangun dana darurat, agar Anda bisa menginvestasikan dalam reksa dana utang untuk mendapatkan pengembalian yang lebih tinggi, daripada rekening tabungan dan nikmati likuiditas.

 

2 dari 5 halaman

3. Hindari kredit mahal

Selain Hacker, 5 Pekerjaan Bidang IT Ini Paling Dicari Perusahaan
Ilustrasi pekerjaan di bidang IT

Saat memiliki bisnis, Anda tentu membutuhkan biaya, untuk memiliki biaya tersebut biasanya melakukan kredit. Terutama di bulan-bulan awal operasi, ketika bisnis belum mencapai keuntungan, pembiayaan bisnis harus dilakukan dengan menjaga biaya bunga minimal. Hal ini akan membantu dalam mengurangi biaya dan mendapatkan keuntungan lebih awal.

4. Simpan rekening bank terpisah

Rekening bank bisnis dan pribadi harus disimpan terpisah. Ini akan memberikan manfaat ganda dari akuntansi yang lebih mudah, pada akhir tahun keuangan untuk tujuan penetapan pajak, dan membantu Anda dalam menghadapi situasi krisis uang tunai dalam bisnis, yang disebabkan karena penarikan untuk pengeluaran pribadi.

5. Piutang macet

Kredit macet mengacu pada utang yang tidak dapat dibayar lunas. Kredit macet dibuat saat penjualan kredit menjadi tidak berharga. Pemilik bisnis tidak boleh membawa kredit macet, ke dalam keuangan mereka dari tahun ke tahun. Alih-alih harus diuruskan di tahun depan, sehingga posisi keuangan bisnis yang sehat dapat digambarkan kepada para pemangku kepentingan potensial.

 

3 dari 5 halaman

6. Tinjau asuransi Anda

Ilustrasi pengusaha perempuan
Ilustrasi pengusaha perempuan (Photo by Kobu Agency on Unsplash)

Asuransi memberikan keamanan finansial yang sangat dibutuhkan bagi pengusaha kecil. Seiring waktu, seseorang harus menambah asuransi mereka sehingga dapat menutupi semua tanggungan.

Dengan membeli asuransi di awal akan lebih murah, dibandingkan dengan membelinya di kemudian hari. Idealnya, perlindungan asuransi harus 10 kali lipat dari pendapatan tahunan Anda.

7. Rencanakan Pengeluaran Besar

Pemilik usaha kecil harus membelanjakan dengan bijak karena krisis keuangan dapat mempengaruhi fungsi bisnis. Merencanakan satu tahun sebelumnya, untuk pengeluaran besar dapat membantu mengurangi beban keuangan, dan memastikan posisi arus kas Anda tetap kuat bahkan di bulan-bulan paling ketat.

8. Investasikan sebagian pendapatan untuk masa pensiun

Tentunya, Anda tidak ingin menghabiskan waktu saat pensiun masih memikirkan bagaimana memeproleh pemasukan.

Maka cara terbaik adalah merencanakan lebih awal, mulailah dengan menginvestasikan sebagian dari penghasilan Anda untuk membiayai pensiun Anda.

 

4 dari 5 halaman

9. Rencanakan Segala Kemungkinan di luar Dana Cadangan

Pengusaha Perempuan
Ilustrasi Pengusaha Perempuan (Photo by Patrick Tomasso on Unsplash)

Bisnis tidak selamanya dalam keadaan stabil, tentu ada kondisi yang membuat keadaan tidak stabil, misalnya penjualan yang terganggu akibat keadaan bisnis.

Karena itu, penting untuk menciptakan aliran pendapatan yang stabil. Untuk mencapai hal ini, proporsi pendapatan dalam bulan-bulan penjualan tinggi harus dialihkan ke rekening cadangan, yang akan membantu membayar biaya di luar bulan.

10. Bangun dan lacak skor kredit Anda

Pengusaha harus mewaspadai skor kredit mereka, karena ini merupakan faktor penting untuk mengamankan kredit. Nilai kredit pribadi dari pemilik penting saat memanfaatkan pinjaman untuk bisnis.

11. Menyewa bukannya membeli

Menyewa peralatan bisa menjadi salah satu pilihan, apabila Anda tidak memiliki cukup dana untuk membeli, Anda bisa menyewa. Hal itu berguna untuk membantu menjaga biaya pengeluaran tetap rendah. Serta penghematan biaya ini dapat digunakan di area lain, untuk membuat bisnis lebih produktif.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓