Banjir Lumpuhkan Kegiatan Bisnis di Jakarta dan Sekitarnya

Oleh Athika Rahma pada 01 Jan 2020, 19:06 WIB
Diperbarui 02 Jan 2020, 05:16 WIB
Pantauan titik banjir Jakarta dari udara yang dilakukan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Menteri PUPR Basuki

Liputan6.com, Jakarta Hujan yang melanda kawasan Jabodetabek menyebabkan banjir di beberapa wilayah ini. Banjir ini juga mengakibatkan aktivitas bisnis lumpuh karena berbagai akses lalu lintas terganggu dan adanya pemadaman listrik untuk menghindari korsleting.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, biasanya geliat ekonomi di Jakarta di awal tahun akan bergairah. Sebab, warga Jakarta akan banyak mengisi liburan ke tujuan wisata dan pusat-pusat perbelanjaan.

Namun, kejadian banjir ini akan terimbas terhadap berbagai aktivitas bisnis di Jakarta dan sekitarnya. Termasuk arus logistik juga terganggu, mengingat beberapa kawasan ruas tol juga terkena banjir.

"Belum lagi acara tahun baruan mungkin makan bersama keluarga di hotel, kafe, restoran dengan kejadian ini praktis terhenti. Hari libur tahun baru seperti ini biasanya omzet restoran, kafe, pusat perbelanjaan termasuk UKM di tempat tujuan wisata biasanya naik, namun dengan banjir ini praktis omzet menurun," kata Sarman melalui keterangan resminya, Rabu (1/1/2019).

Meski demikian, Sarman belum bisa mengungkapkan berapa kerugian yang dialami akibat bencana banjir ini. "Kalau kita bicara berapa jumlah kerugian, tentu masih sulit memprediksinya yang pasti omzet anjlok dari yang diharapkan," imbuhnya.

 

2 dari 3 halaman

Perhatian Khusus Pemerintah

Ciliwung Meluap, Banjir Rendam Kawasan Rawajati
Warga melihat kondisi banjir yang menggenangi Kawasan Rawajati, Jakarta, Rabu Rabu (1/1/2020). Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Selasa sore (31/12/2019) mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Jakarta. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

 

Untuk itu, kalangan pengusaha mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi permasalahan banjir di Jakarta.

"Ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah penyangga seperti Bogor, Bekasi, Depok dan Tangerang karena permasalahan banjir ini tentu tidak bisa di selesaikan oleh pemprov DKI Jakarta sendiri," jelasnya.

Dia berharap, banjir bisa cepat surut, sehingga dalam sisa waktu liburan sampai tanggal 5 Januari geliat ekonomi bisa bergairah kembali dan masyarakat dapat memanfaatkan sisa liburannya bersama keluarga.

3 dari 3 halaman

Tonton Video Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

TWICE dan Isyana Masuk Daftar Forbes Sosok Berpengaruh