Menteri PUPR Beberkan Kriteria Istana Negara di Ibu Kota Baru

Oleh Athika Rahma pada 23 Des 2019, 14:10 WIB
Diperbarui 23 Des 2019, 14:10 WIB
Desain Ibu Kota baru. Liputan6.com/Athika Rahma

Liputan6.com, Jakarta - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan gedung-gedung pemerintahan di ibu kota baru akan memiliki ciri khas yang berbeda dari gedung-gedung yang ada di beberapa kota.

Lebih lanjut, dirinya membandingkan istana presiden Amerika Serikat, White House (gedung putih) yang menjadi rujukan penyebutan orang-orang di seluruh dunia.

"Seperti orang-orang kalau ngomong White House pasti gedung putih istana presiden AS, padahal istana negara (Indonesia) juga warnanya kan putih," tutur Basuki di Gedung Kementerian PUPR, Senin (23/12/2019).

Oleh karenanya, Basuki menekankan agar pembangunan keseluruhan aspek ibu kota negara harus bisa berbeda atau memiliki diferensiasi dari negara lain.

Dia melanjutkan, ibu kota baru nanti tidak hanya bagus semata, tapi juga mempunyai keunikan dan merepresentasikan betul budaya dan tradisi Indonesia.

"Ini omongan pak Presiden, tidak cukup hanya bagus, tapi ada pembedanya. Kalau bagus, New York bagus, Inggris bagus," imbuhnya.

 

2 dari 3 halaman

Pemenang Desain Ibu Kota Baru

Desain Ibu Kota baru. Liputan6.com/Athika Rahma
Desain Ibu Kota baru. Liputan6.com/Athika Rahma

Sementara, pemenang sayembara desain ibu kota baru sudah ditentukan. Tim Nagara Rimba Nusa menjadi juara I, menawarkan konsep ibu kota modern yang berjalan berdampingan dengan alam.

Basuki berharap, karya-karya yang menjadi pemenang bisa dikolaborasikan agar menjadi satu desain yang lengkap dan bisa diimplementasikan dengan baik di IKN.

"Diharapkan ada kolaborasi dari berbagai ini menjadi 1, jadi karya yang lebih baik. Harapannya kita pasti ingin best of the best," ujar Basuki.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓