Kesepakatan Dagang AS-China Tekan Rupiah

Oleh Arthur Gideon pada 18 Des 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 18 Des 2019, 11:17 WIB
Rupiah Masih Tertahan di Zona Merah

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Rabu ini. Rupiah hari ini akan bergerak di kisaran 13.980 per dolar AS hingga 14.020 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg, Rabu (18/12/2019), rupiah dibuka di angka 14.000 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 13.994 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus melemah ke 14.007 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 13.995 per dolar AS hingga 14.007 per dolar AS. jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 2,66 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.007 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 14.018 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Rabu pagi terkoreksi tipis. "Dalam perdagangan hari ini, mata uang Garuda kemungkinan ditransaksikan menguat tipis," kata Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dikutip dari Antara.

Dari eksternal, naskah kesepakatan damai perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China dikabarkan tinggal menunggu pemeriksaan yang sifatnya rutin dan tidak ada perubahan yang mendasar karena semua sudah disepakati.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Lawrence Larry Kudlow menyebutkan, Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping dari China akan menandatangani perjanjian tersebut pada awal Januari. Selepas itu Amerika Serikat dan China akan memulai negosiasi damai dagang fase II.

 

2 dari 3 halaman

Sentimen Domestik

Rupiah Menguat di Level Rp14.264 per Dolar AS
Pekerja menunjukan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (19/6/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini Rabu (19/6) ditutup menguat sebesar Rp 14.269 per dolar AS atau menguat 56,0 poin (0,39 persen) dari penutupan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar )

Dari domestik, pasar mencerna positif terhadap rilis data neraca perdagangan di November 2019 yang mengalami defisit sebesar USD 1,33 miliar.

Angka defisit tersebut dinilai mengalami penurunan, di mana pada Januari-November neraca perdagangan mengalami defisit mencapai 8,5 miliar dolar AS, sementara pada periode yang sama 2019 mencapai 3 miliar dolar AS.

Ibrahim memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran 13.980 per dolar AS hingga 14.020 per dolar AS.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓