Jelang Libur Natal, East Cross Taxiway Bandara Soetta Dioperasikan

Oleh Pramita Tristiawati pada 17 Des 2019, 12:00 WIB
Diperbarui 17 Des 2019, 12:00 WIB
East Cross Taxiway Bandara Soekarno-Hatta

Liputan6.com, Jakarta - Jelang libur Natal dan Tahun Baru, PT Angkasa Pura II (Persero) mulai mengoperasikan fasilitas baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni East Cross Taxiway.

Pada Senin, 16 Desember sore atau sekitar pukul 16.40 wib, pengoperasian east cross taxiway atau jalur penghubung runway selatan dan runway utara tersebut, telah dilintasi oleh pesawat Garuda Indonesia GA838 dengan nomor registrasi PK-GFE tujuan Singapura.

Selain 2 pesawat Garuda Indonesia, East Cross Taxiway tersebut juga telah dilintasi pesawat Air Asia dan Batik Air. Jadi total untuk pengoperasian pertama terdapat 4 pesawat yang telah melintas.

Senior Manager Of Branch Communication & Legal Kantor Cabang Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang mengatakan, dengan dioperasikannya east cross taxiway tersebut dapat memangkas holding time atau waktu tunggu pesawat yang akan lepas landas (take off) dan pesawat yang akan mendarat (landing) di Bandara Soekarno-Hata.

"Hal penting dari pengoperasian ini adalah, selain untuk mendukung sirkulasi pergerakan pesawat udara khususnya dari apron utara menuju apron selatan atau sebaliknya, ini juga kami pastikan akan menambah terhadap dukungan di liburan Nataru tahun ini," jelas Febri.

 

2 dari 4 halaman

Dibangun Sejak Januari 2018

Bermain Bola di Proyek Perluasan Landasan Pacu Bandara Soetta
Anak-anak bermain bola di kawasan proyek perluasan landasan pacu atau Runway 3A Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Rawa Bokor, Tangerang, Banten, Selasa (2/7/2019). Mereka memanfaatkan lahan kosong yang belum dikerjakan pihak kontraktor untuk bermain bola. (merdeka.com/Arie Basuki)

East Cross Taxiway yang mulai dibangun pada Januari 2018 ini memiliki panjang 1.560 meter dengan lebar 60 meter. Fasilitas ini juga dapat dilalui oleh pesawat jenis Airbus A380 Jumbo.

"Walaupun saat ini A380 belum masuk ke Indonesia. Tapi kami pastikan jenis pesawat tersebut bisa melintasi east cross taxiway ini. Saat ini kami sedang mengupayakan juga untuk mencoba Boeing 777-300 yang dimiliki Garuda dan maskapai lain, mungkin akan kami lakukan besok," tuturnya. 

3 dari 4 halaman

Pengunjung Kini Bisa Masuk Area Check In Terminal 2 Domestik Bandara Soetta

Bandara Soetta Bakal Operasikan Terminal Berbiaya Murah
Bandara Soetta Bakal Operasikan Terminal Berbiaya Murah

PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II menerapkan konsep baru di Terminal 2 Domestik Bandara Soekarno-Hatta. Mulai hari ini, setiap pengunjung, pengantar penumpang atau pengguna jasa lainnya, boleh memasuki area check-in setelah melewati pemeriksaan keamanan pintu masuk gedung terminal atau pre screening di Gate 2, Gate 3 dan Gate 4.

Hal tersebut lantaran Daerah Keamanan Bandar Udara dari Daerah Keamanan Terbatas atau Security Restricted Area, menjadi Daerah Sisi Darat atau Landside Area di Terminal 2D dan 2E. Hal ini dilakukan untuk efektifitas Program Keamanan Bandara atau Airport Security Programme yang mengacu kepada Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor: PM. 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional.

"Pre screening tersebut dilakukan agar tetap menjamin keamanan semua orang yang berada di dalam gedung terminal, meski telah ditetapkan sebagai daerah publik," tutur Senior Manager Of Branch Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang kepada wartawan, Jumat (13/12/2019).

Sebelumnya, yang diperbolehkan AP II untuk masuk ke area tersebut adalah penumpang yang memiliki dokumen angkutan udara atau tiket penerbangan, dan karyawan yang memiliki pas bandar udara yang menggunakan kartu tanda pengenal. Sedangkan bagi pengunjung dan pengantar penumpang hanya diizinkan berada di lobi terminal atau di luar area check-in saja.

"Konsepnya sama seperti yang diberlakukan di Terminal 3. Setiap pengunjung dan pengantar penumpang dapat masuk ke area check-in, dengan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan keamanan terhadap barang bawaannya pada saat memasuki gedung terminal," ujar Febri.

Febri mengatakan, tak hanya sampai di area check-in, pengunjung dan pengantar penumpang juga diperbolehkan untuk berbelanja atau sekedar makan di tenant yang ada di area Shoping Arcade.

Di Terminal 2D dan 2E, terdapat 76 tenant yang terdiri dari 50 tenant food & beverage dan 26 retail. Diantaranya, Bon Bon Voyage, Blue Sky Lounge, Imperial Kitchen, Warung Soto Nikmat, Starbucks, Coffee Bean, Papa Jack, Bumbu Desa, Kimia Farma, Polo, Angker, Bakmitopia, Bakso Cak Eko, Bakso Afung dan tenant-tenant lainnya.

Tak hanya itu, di Terminal 2 domestik juga terdapat sejumlah spot swafoto (selfie) yang sangat instagramable. Terminal 2D dan 2E sebelumnya merupakan terminal yang digunakan untuk melayani penerbangan internasional.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓