220 Saham Menghijau, IHSG Ditutup Menguat ke 6.211,59

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 16 Des 2019, 16:15 WIB
Diperbarui 16 Des 2019, 16:15 WIB
Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan awal pekan ini. Investor beli saham selama perdagangan.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (16/12/2019), IHSG ditutup naik 14,27 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.211,59. Sementara itu, indeks saham LQ45 naik 0,34 persen ke posisi 1.000,99.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 6.197,31 dan terendah 6.167,64.

Sebanyak 220 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 192 saham melemah dan 150 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 521.921 kali dengan volume perdagangan 9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,9 triliun.

Investor asing beli saham mencapai Rp 158,29 miliar di total pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.005.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, tiga sektor yang berada di zona merah yaitu sektor industri dasar turun 0,81 persen, sektor perkebunan melemah 0,72 persen dan sektor pertambangan yang melemah 0,19 persen

Sementara sektor yang menguat dipimpin oleh anek industri yang naik 1,52 persen. Kemudian diikuti oleh sektor perdagangan yang naik 1,01 persen dan sektor keuangan yang naik 0,36 persen.

 

2 dari 3 halaman

Saham yang Menguat

Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin
Pekerja bercengkerama di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang menguat antara lain AMAG yang naik 24,79 persen ke Rp 292 per saham, PTSN menguat 24,32 persen ke Rp 276 per saham dan DWGL naik 22,94 persen ke Rp 268 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah diantaranya APLI yang turun 21,88 persen ke Rp 100 per lembar saham, BVIC melemah 19,39 persen ke Rp 79 per lembar saham dan IFII turun 18,72 persen ke Rp 304 per lembar saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓