The Fed Pertahankan Suku Bunga, Rupiah Tertekan

Oleh Arthur Gideon pada 12 Des 2019, 12:28 WIB
Diperbarui 12 Des 2019, 12:28 WIB
Rupiah Stagnan Terhadap Dolar AS
Perbesar
Teller menunjukkan mata uang dolar AS di penukaran uang di Jakarta, Rabu (10/7/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di perdagangan pasar spot hari ini di angka Rp 14.125. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Kamis ini. Rupiah hari ini akan bergerak di kisaran 13.990 per dolar AS hingga 14.070 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg, Kamis (12/12/2019), rupiah dibuka di angka 14.035 per dolar AS, tak berbeda jauh dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.038 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah sempat melemah ke level 14.045 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.035 per dolar AS hingga 14.045 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih mampu menguat 2,46 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.042 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.025 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Kamis pagi terdepresiasi pasca bank sentral AS The Fed menahan suku bunga acuannya.

"Rupiah kemungkinan akan kembali melemah dalam perdagangan hari ini," kata Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dikutip dari Antara.

The Fed mempertahankan suku bunga stabil dan Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan kenaikan inflasi yang signifikan dan persisten diperlukan untuk menaikkan suku bunga.

The Fed mempertahankan suku bunga acuan dalam kisaran target 1,50 persen hingga 1,75 persen, dan komite penetapan suku bunga bank sentral AS mengatakan setelah pertemuan kebijakan dua hari bahwa mereka memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS moderat dan pengangguran rendah sampai pemilihan presiden tahun depan.

 

2 dari 2 halaman

Pertemuan Bank Sentral Eropa

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Apresiasi ke Rp 13.775/US$
Perbesar
Sejumlah uang kertas rupiah ditunjukkan petugas di Bank BUMN, Jakarta, Selasa (17/4). Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 13.766 -Rp 13.778 per dolar AS. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pelaku pasar akan mengawasi pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) besok, tetapi sebagian besar akan tetap fokus pada apa yang terjadi pada Sabtu (14/12) sehubungan dengan negosiasi perdagangan AS-China.

Presiden AS Donald Trump telah menetapkan 15 Desember sebagai tanggal untuk mengenakan tarif hampir 160 miliar dolar AS pada barang-barang konsumen China.

Ibrahim memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran 13.990 per dolar AS hingga 14.070 per dolar AS.

Lanjutkan Membaca ↓