BRI Satu-Satunya Bank yang Terima Penghargaan Indonesia Humane Entrepreneurship Award 2019

Oleh stella maris pada 06 Des 2019, 11:55 WIB
Diperbarui 08 Des 2019, 05:14 WIB
BRI

Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama Bank BRI Sunarso menerima penghargaan Indonesia Humane Entrepreneurship Award 2019 dari Asia Council for Small Business (ACSB) dan International Council for Small Business (ICSB) Indonesia.

Apresiasi ini diberikan kepada perusahaan maupun organisasi yang dianggap bisa menerapkan prinsip-prinsip humane entrepreneurship dalam aktivitas bisnisnya yaitu menjalankan bisnis yang inovatif (enterprise cycle) sekaligus melakukan pemberdayaan dan berempati kepada karyawan (human cycle).

"Bank BRI merasa bangga karena menjadi satu-satunya bank yang menerima penghargaan ini, hal ini merupakan apresiasi terhadap komitmen perseroan yang fokus terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia," ujar Sunarso.

Penyerahan Indonesia Humane Entrepreneurship Awards 2019 yang diselenggarakan di Jakarta (5/12), dihadiri oleh Prof. Ki-Chan Kim selaku penggagas konsep Humane Entrepreneurship, Chairman Asia Council for Small Business (ACSB) Hermawan Kartajaya, Dr. Jacky Mussry, President International Council for Small Business (ICSB) Indonesia serta Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi.

Untuk diketahui, ICSB adalah organisasi non-profit global yang berdiri sejak 1955 dan memiliki 85 anggota dari setiap negara. Menurut Hermawan Kartajaya, BRI bukan hanya dikenal sebagai micro banking terbesar di dunia, tapi juga aktif dalam pengembangan UMKM selama puluhan tahun, termasuk kini melalui BRIMicrofinance Center.

"Tidak mengherankan kalau hubungan BRI dengan UMKM sangat kuat, sehingga kinerjanya pun tumbuh dengan stabilitas yang bagus. Kondisi ini membuat karyawan bekerja dengan tenang, kreatif dan inovatif."

Selain itu, Sunarso menjelaskan bahwa perseroan saat ini tengah melakukan transformasi agar terus menjaga dominasi di segmen UMKM dengan membawa misi bahwa BRI harus bisa melayani rakyat sebanyak mungkin dengan harga semurah mungkin. Hal tersebut dapat dicapai dengan digitalisasi layanan perbankan sehingga semua akan menjadi lebih cepat dan efisien.

"Dengan go smaller, go shorter, go faster Bank BRI akan mampu menyasar segmen yang lebih kecil, dengan proses yang lebih pendek dan efisien serta waktu yang lebih cepat dengan adanya digitalisasi," urai Sunarso.

Hingga akhir kuartal III 2019, penyaluran kredit BRI tercatat sebesar Rp903,14 Triliun dengan77,60 persen diantaranya merupakan kredit UMKM. Pada 2022 Bank BRI menargetkan porsi kredit UMKM mencapai 80 persen dari total portofolio kredit BRI.

 

(*)