Tarif Jalan Tol Jakarta-Cikampek Bakal Disesuaikan

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 03 Des 2019, 21:09 WIB
Diperbarui 03 Des 2019, 21:09 WIB
Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek II Elevated. Dok PUPR
Perbesar
Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek II Elevated. Dok PUPR

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mempertimbangkan untuk menyesuaikan tarif tol Jakarta-Cikampek. Hal itu dilakukan untuk menetapkan besaran tarif tol Jakarta-Cikampek layang (elevated) yang saat ini masih dalam masa penggodokan.

Kepala BPJT‎ Danang Parikesit mengatakan, dalam menetapkan formula tarif tol Jakarta-Cikampek layang terdapat opsi perubahan tarif untuk ruas tol Jakarta-Cikampek lama.

"Kan banyak yang minta itu terintegrasi sama bawah berarti ada rebalancing," kata Danang, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Danang menjelaskan penyesuaian tarif yang dimaksud adalah untuk jarak panjang pada ruas tol Jakarta-Cikampek lama. Sedangkan jarak pendek diusahakan tidak mengalami perubahan.

"Yang bawah di adjust jarak panjangnya. Kalau jarak pendek ya kita inginnya tidak mau diubah," tuturnya.

 

2 dari 3 halaman

Alasan Penyesuaian

Proyek di Tol Cikampek
Perbesar
Kendaraan melintasi proyek Tol Jakarta-Cikampek II dan kereta api ringan (LRT) di Bekasi, Selasa (18/12). Sejumlah proyek di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dihentikan sementara untuk mengantisipasi adanya potensi kemacetan. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Menurut Danang, penyesuain‎ tarif jarak panjang ruas Tol Jakarta-Cikampek lama untuk menyeimbangkan tarif jalan tol Jakarta-Cikampek layang.

"Jarak panjang di-adjust sesuai di atas. Yang atas diturunin yang bawah dinaikin jarak jauhnya. Jarak pendeknya kami harapkan sama," tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓