Deretan Tol yang Bisa Digunakan untuk Mudik Natal dan Tahun Baru

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 03 Des 2019, 10:45 WIB
Diperbarui 03 Des 2019, 10:45 WIB
Basuki Hadimuljono

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan secara umum kesiapan infrastruktur untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 sudah lebih siap dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini didukung dengan telah bertambahnya ruas jalan tol yang beroperasi serta jalan nasional di Pulau Jawa dan Sumatera yang secara keseluruhan dalam kondisi mantap.

Seperti Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 1.002 km yang siap operasional untuk perayaan Nataru nanti. Termasuk Tol Jakarta-Cikampek II Elevated 36 km yang rencananya akan diresmikan dan dioperasikan pada pekan kedua Desember 2019.

"Jalan Tol Trans Jawa dilengkapi dengan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) sebanyak 85 rest area dengan rincian 43 rest area TIP A, 24 TIP B, dan 18 TIP C," jelas Menteri Basuki dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (3/12/2019).

Selain ruas Jalan Tol Trans Jawa, juga akan segera dioperasikan Jalan Tol Non-Trans Jawa ruas Kunciran–Serpong sepanjang 11 km yang rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pekan kedua Desember 2019.

Untuk di Pulau Jawa, ia meneruskan, seluruh ruas jalan nasional juga sudah siap untuk dikelola lalu lintasnya oleh Korlantas Polri.

"Di Lintas Utara Jawa, jalan nasional sepanjang 1.341 km dalam kondisi mantap 97 persem, dan Lintas Tengah Jawa sepanjang 1.197 km dalam kondisi mantap 93 persen. Sedangkan Lintas Selatan sepanjang 888 km mantap 98 persen dan Pantai Selatan Jawa sudah terhubung 1.267 km dari total 1.647 km dengan kondisi mantap 83 persen," bebernya.

 

2 dari 3 halaman

Sumatera

(Foto: Dok Kementerian PUPR)
Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Foto: Dok Kementerian PUPR)

Di Pulau Sumatera, Menteri Basuki mengatakan, total panjang ruas jalan tol yang siap digunakan untuk mudik sepanjang 511,5 km dengan ruas yang sudah operasional sepanjang 469 km dan sisanya fungsional sepanjang 42,5 km.

Ruas yang sudah operasional tersebut yakni Bakauheni–Terbanggi Besar-Kayu Agung (329 km), Palembang–Indralaya (22 km), Medan–Binjai (13 km), Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (62 km), dan Belawan-Medan-Tanjung Morawa (43 km).

Sedangkan untuk yang masih fungsional adalah Tol Kayu Agung–Palembang–Betung Seksi 1 (Kayu Agung–Palembang exit di Jakabaring) sepanjang 33 km, dan Pekanbaru–Dumai Seksi 1 (Pekanbaru–Minas) sepanjang 9,5 km.

Pemanfaatan tol fungsional Trans Sumatera sepenuhnya nanti akan berada dibawah kendali Korlantas Polri. Di Jalan Tol Trans Sumatera tersedia 31 rest area di ruas yang operasional, sementara untuk tol fungsional disiapkan Tempat Istirahat Sementara (TIS).

Sementara jalan nasional di Sumatera, sepanjang 7.918 km yang sudah siap yakni Jalan Lintas Barat 2.563 km dalam kondisi Mantap 97 persen, Jalan Lintas Timur 3.017 km dalam kondisi mantap 93 persen, dan Jalan Lintas Tengah 2.338 km dalam kondisi mantap 94 persen.

 

3 dari 3 halaman

Luar Jawa dan Sumatera

Tol Balikpapan-Samarinda
Jalan tol Balikpapan-Samarinda menelan investasi sebesar Rp 9,97 triliun merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). (Dok. Jasa Marga)

Di luar Pulau Jawa dan Sumatera, Menteri Basuki menyatakan telah menyiapkan jalan tol fungsional sepanjang 92 km. Yakni pada ruas Balikpapan–Samarinda (Seksi 2–4 Samboja–Samarinda) di Kaltim sepanjang 66 km, dan Manado–Bitung (Seksi 1–2A Airmadidi -Danowudu) di Sulut sepanjang 26 km.

Lanjutkan Membaca ↓