Senior Director Ciputra Group: Kami Kehilangan Navigator

Oleh Liputan6.com pada 28 Nov 2019, 17:13 WIB
Diperbarui 28 Nov 2019, 17:13 WIB
Keluarga Hadiri Persemayaman Jenazah Ciputra
Perbesar
Sejumlah keluarga dan kerabat berfoto dekat dekat peti jenazah almarhum pengusaha Ciputra saat disemayamkan di Gedung Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (28/11/2019). Pendiri Ciputra Group tersebut meninggal pada usia 88 tahun di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Managing Director Ciputra Group, Rina Ciputra Sastrawinata mengaku belum ada rencana untuk merombak posisi komisaris di Ciputra Group pasca meninggalnya sang ayah. Sebab dirinya tak ingin terburu-buru untuk mencari nahkoda baru untuk memimpin Ciputra Group.

Kendati begitu, dalam jangka panjang, anak sulung dari Ciputra itu menginginkan mencari komisaris selevel dengan posisi jabatan ayahnya sebagai Komisaris Utama di Ciputra. Pihak keluarga lain nantinya juga akan terlibat untuk menganalisa mencari siapa yang akan cocok menggantikan posisi sang ayah.

"Kita tidak mengutamakan keluarga atau profesional sih, kita akan melihat kapabilitas orang-orang yang kita pilih, kita akan lihat bagaimana yang sesuai untuk perusahaan masing-masing," dia saat melakukan konferensi pers di tempat persemayaman, Ciputra Word I, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Sementara itu, Senior Director Ciputra Group Nanik Joeliawati Santoso menambahkan, secara keberlangsungan bisnis ke depan perusahaan tidak banyak akan mengubah model bisnis.

"Karena sudah berjalan seperti itu. Hanya kami kehilangan navigator kami," ungkap dia.

Dia menambahkan untuk generasi ketiga seperti cucu-cucu dari Ciputra sudah ada beberapa yang aktif di bawah perusaahaan Ciputra Group. Mengingat, Almarhum Ciputra memang menginginkan agar keterlibatan keluarga aktif.

"Walaupun ada profesional seperti saya. Jadi sekarang ada yang sudah dewasa menduduki jabatan penting di perusaahan," pungkas dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kenangan Rina Ciputra tentang Sosok Ayah yang Sederhana

Keluarga Ciputra melakukan konferensi pers di  Ciputra Word I, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).
Perbesar
Keluarga Ciputra melakukan konferensi pers di Ciputra Word I, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Rina Ciputra Sastrawinata, tak kuasa menahan tangis atas kepergian sang ayah, yakni Ir Ciputra, menuju peristirahatan terakhir. Pendiri Ciputra Group tersebut mengembuskan nafas terakhir di Singapura pada Rabu, 27 November 2019 sekitar pukul 01.05 waktu setempat.

Rina mengaku sangat terpukul atas kepergian sang ayah. Bagi Rina, Ciputra sudah menjadi role model sosok motivator dan juga inspirator tak hanya di lingkungan keluarga, namun juga di lingkungan Ciputra Group.

Dirinya pun banyak belajar dari ayahnya. Sosok ayah, di mata Rina merupakan seorang yang sederhana, pekerja keras, dan tidak pernah mengeluh sedikit pun. Terlebih sang ayah juga selalu mengajarkan prinsip-prinsip kejujuran kepada anak-anaknya. 

"Kami banyak belajar dari ayah kami, kami selaku anak anak dan juga cucu-cucu akan terus pertahankan nilai-nilai hidup yang sudah ditanamkan pada kami semua sejak kami masih kecil," kata Rina saat melakukan konferensi pers di tempat persemayaman sang ayah, Ciputra Word I, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

RIna bercerita, selama masa hidup, ayahnya selalu memposisikan dirinya sebagai kreatif navigator sekaligus menjadi mentor untuk memberikan arahan kepada anak-anaknya. Upaya itu kerap dilakukan untuk memastikan keberlangsungan bisnis daripada Ciputra Group.

"Kami sebagai generasi penerus berkomitmen untuk terus pertahankan dan memelihara delegasi dari Pak Ciputra. Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah dan masyarakat luas Indonesia serta para dokter dan medis rumah sakit kerabat dan kolega dan semua pihak telah berikan dukungan kepada ayah kami sampai pada akhir hayatnya," tandasnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓