Superblok Ciputra International, Karya Pak Ci untuk Para Milenial

Oleh Pramita Tristiawati pada 28 Nov 2019, 11:52 WIB
Diperbarui 28 Nov 2019, 11:52 WIB
Ciputra Group mengembangkan kawasan superblok Ciputra International di daerah Puri Indah Jakarta Barat.
Perbesar
Ciputra Group mengembangkan kawasan superblok Ciputra International di daerah Puri Indah Jakarta Barat.

Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang tidak tahu Kawasan Puri Indah, Jakarta Barat, yang menjadi incaran para perusahaan raksasa properti untuk membentuk kawasan hunian modern. Bahkan dalam pengembangannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengemas kawasan ini sebagai Central Business Distict Jakarta Barat.

Beberapa pengembang besar masuk ke kawasan ini untuk membangun beragam produk properti, salah satunya adalah Ciputra Group. Perusahaan properti milik almarhum Ciputra ini, mengembangkan sebuah kawasan superblok Ciputra International.

General Manager Marketing Ciputra Group Andreas Raditya mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir kawasan ini berkembang pesat karena pembangunan infrastruktur yang masif. Salah satunya adalah ruas Tol JORR W2 atau Jakarta Outer Ring Road W2 yang memudahkan akses ke berbagai lokasi penting di Jakarta, seperti Bandara Soekarno–Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Maka dari itu, kami tertarik mengembangkan lahan seluas 7,4 hektare, menjadi bentuk mixed use development, terdiri dari 10 menara dengan 6 menara perkantoran, 3 menara apartemen dan 1 menara hotel berbintang 5 yang berkonsep Integrated Complex’s,” tutur Raditya, Kamis (28/11/2019).

Lebih lanjut dia memaparkan, Ciputra International dikonsep langsung oleh Pak Ci, sapaan akrab Ciputra, dengan melihat perkembangan kawasan ini jauh ke depan, sebagai kawasan internasional.

Konsep modern ini menyatukan hunian dan perkantoran dengan segala fasilitasnya, bagi mereka yang tinggal dan bekerja di Ciputra International.

“Selain itu, kami juga melihat kebutuhan para generasi milenial yang membutuhkan hunian di pusat kota yang dekat dengan segala fasilitas yang terintegritas. Pun sebaliknya, mereka yang bekerja di perkantoran Ciputra International pada akhirnya membeli dan juga ada yang menyewa di apartemen yang ada di Ciputra International,” jelas Raditya.

Sementara, untuk Tower Ciputra International menawarkan tower keduanya yaitu San Fransisco yang dibuka dengan harga mulai dari Rp 800juta-an, dengan total 412 unit.

"Kami juga menawarkan program promosi terbatas sampai dengan Desember 2019 yaitu promo DP 5 persen, mulai Rp 40juta-an langsung serah terima," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Start Up Office

Saat ini Ciputra International sedang merampungkan tower perkantoran yang kedua yaitu “Propan Tower.” Tower ini sudah topping off pada kuartal kedua lalu. Sebelumnya tower pertama yang bernama Tokopedia Care Tower sudah beroperasi sejak 2 tahun lalu dengan tingkat okupansinya sebanyak 80 persen.

Selain memasarkan ruang perkantoran yang berukuran luas di Propan Tower, marketing Ciputra Interational juga menawarkan start up office. Ruang perkantoran mini berukuran mulai dari 20 meter persegi ini diperuntukan untuk para pengusaha dengan perusahaan rintisan yang baru memulai usaha atau yang dikenal dengan nama young enterpreneur.

Segmen pasarnya untuk bisnis perusahaan jasa dan kreatif, seperti mereka yang bergerak di bidang IT, bisnis berbasis konten kreatif, lawyer, aplikator dan lainnya.

“Biasanya mereka kebingungan untuk mencari tempat yang representatif, nah kita memberikan pilihan dengan mengembangkan produk start up office di Ciputra International untuk memudahkan para entrepreneur muda tersebut memulai bisnisnya,” ujar Raditya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓