Tak Mampu Bertahan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Melemah ke 6.026,18

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 26 Nov 2019, 16:14 WIB
Diperbarui 26 Nov 2019, 16:14 WIB
20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444,04-AY2

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan hari ini.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (26/11/2019), IHSG ditutup terjun 44,57 poin atau 0,73 persen ke posisi 6.026,18. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga turun 0,92 persen ke posisi 958,82.

Sebanyak 248 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 150 saham menguat dan 137 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 596.223 kali dengan volume perdagangan 11,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,9 triliun.

Investor asing jual saham mencapai Rp 1,5 triliun di total pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.085.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, sembilan sektor saham melemah. Pelemahan dipimpin sektor perkebunan yang turun 1,95 persen, disusul sektor industri dasar yang melemah 1,85 persen, kemudian aneka industri turun 1,83 persen.

Sementara sektor saham yang mengalami penguatan hanya sektor keuangan yang menguat 0,14 persen.

Saham-saham yang melemah yang mendorong IHSG ke zona merah antara lain WOWS yang turun 25 persen ke Rp 252 per saham, PDES melemah 24,68 persen ke Rp 595 per saham dan ESIP turun 20 persen ke Rp 520 per saham

Saham-saham yang menguat diantaranya PSGO yang naik 34,83 persen ke Rp 240 per lembar saham, NATO menguat 25 persen ke Rp 1.000 per lembar saham dan JSKY menguat 25 persen ke Rp 320 per lembar saham.

2 dari 3 halaman

Pembukaan Hari Ini

Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas di Jakarta, Rabu (14/11). Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin atau 0,39% ke 5.858,29. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan hari ini. Rupiah berada di Rp 14.075 per dolar AS.

Pada prapembukaan, Selasa (26/11/2019), IHSG lompat 20 poin atau 0,34 persen ke level 6.091,23. IHSG melanjutkan penguatan pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG masih menguat.

Demikian pula, indeks saham LQ45 menguat 0,25 persen ke posisi 970,15. Sebagian besar indeks saham acuan juga bergerak menguat.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG level tertinggi berada di 6.096,66 dan terendah di 6.083,02. Sebanyak 106 saham menguat dan 47 saham melemah. Sedangkan 129 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 14.934 kali dengan volume perdagangan 183,7 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 132,7 miliar.

Investor asing jual saham Rp 10,7 miliar di pasar reguler dan posisi rupiah di angka 14.075 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, delapan sektor di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor konstruksi yang menguat 0,48 persen, diikuti sektor barang konsumsi naik 0,34 persen dan sektor keuangan yang menguat 0,30 persen.

Sementara sektor saham yang melemah yaitu perkebunan turun 0,12 persen dan sektor industri dasar turun 0,10 persen

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain PSGO naik 34,83 persen ke Rp 240 per saham, JSKY naik 25 persen ke Rp 320 per saham, dan PURE naik 25 persen ke Rp 525 per saham.

Sementara saham yang melemah dan menahan penguatan IHSG antara lain BAJA yang turun 7,69 persen persen ke Rp 60 per saham, DUCK turun 7,48 persen ke level Rp 1.175 per saham dan MTPS turun 7,26 persen ke Rp 1.150 per saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓