KAI Tak Naikkan Tarif Kereta Subsidi Saat Natal dan Tahun Baru

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 18 Nov 2019, 12:13 WIB
Diperbarui 20 Nov 2019, 08:13 WIB
Jelang Libur Panjang, KAI Operasikan 11 Kereta Api Tambahan

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan, tarif kereta api subsidi tidak mengalami naik pada masa angkutan Natal dan tahun baru (Nataru) 2019-2020.

Direktur Utama Kereta Api Indonesi (KAI) Edi Sukmoro mengatakan, tarif tiket kereta subsidi atau Public Service Obligation (PSO) tidak mengalami perubahan. Sedangkan untuk kereta nonsubsidi‎ (non-PSO) akan mengikut Tarif Batas Bawah (TBB) dan Tarif Batas Atas (TBA).

"Kalau tiket menyangkut PSO tak ada kenaikan karena fixed harga tiketnya. Kalau non-PSO ikuti aturan tak akan lebihi TBA," kata Edi, di Gedung Jakarta Railways Center, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Menurut Edi, TBB dan TBA akan dijadikan acuan KAI dalam menetapkan tarif. Dia pun menjamin tarif kereta tidak lebih dari TBA yang sudah ditetapkan.

"Direktorat niaga itu membaca situasi. Ini yang non-PSO ya, karena yang non-PSO dibatasi TBA dan TBB. Nah, ini dilihat animo atau masyarakat yang akan menggunakan," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Naik Saat Akhir Pekan

Rencana Pemindahan Pelayanan Kereta Api Jarak Jauh
Kereta api melintas di salah satu jalur Stasiun Manggarai, Jakarta, Rabu (9/10/2019). Rencana pemindahan pelayanan KA jarak jauh dari Stasiun Gambir ke Stasiun Manggarai agar kapasitas pengguna KA semakin banyak. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Direktur Komersial KAI Dody Budiawan mengungkapkan, tarif kereta ‎akan naik menuju TBA ketika akhir pekan, seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang.

"kita mengacu TBB dan TBA. Paling di weekend naiknya," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓