Hingga November, BEI Catat Obligasi dan Sukuk Rp 107,5 Triliun

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 16 Nov 2019, 17:00 WIB
Diperbarui 16 Nov 2019, 17:00 WIB
20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444,04-AY2

Liputan6.com, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini kedatangan dua obligasi tercatat, tepatnya pada Senin 11 November 2019. Dengan begitu, total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2019 yakni 88 emisi dari 47 Perusahaan Tercatat senilai Rp 107,54 triliun.

Obligasi pertama yakni Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap II Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bank Victoria International Tbk dengan nilai nominal Rp150 miliar dengan tingkat bunga 11,25 persen dan jangka waktu 7 tahun.

Hasil pemeringkatan untuk obligasi ini adalah idBBB (Triple B) dari Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Kedua, Obligasi III Bussan Auto Finance Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bussan Auto Finance (BAFI) dengan nilai nominal sebesar Rp1,5 triliun. Hasil pemeringkatan dari PEFINDO untuk obligasi ini adalah idAA (Double A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Dengan dua pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 418 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 449,18 Triliun dan USD 47,5 juta, diterbitkan oleh 118 Perusahaan Tercatat.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 102 seri dengan nilai nominal Rp 2.736,39 triliun dan USD 400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 8,67 triliun.

2 dari 3 halaman

Obligasi Senilai Rp5 Triliun Siap Diterbitkan BRI

Rupiah-Melemah-Tipis-Atas-Dolar
Petugas Bank tengah menghitung uang rupiah di Bank BRI Syariah, Jakarta, Selasa (28/2). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis pada perdagangan Selasa pekan ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Obligasi Berkelanjutan III Tahap I senilai Rp5 triliun di tahun ini siap diterbitkan oleh PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Rencana tersebut disampaikan dalam Investor Gathering yang diselenggarakan pada Rabu (2/10) di Jakarta.

Direktur Keuangan Bank BRI Haru Koesmahargyo mengungkapkan penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2019 itu ditargetkan mampu menghimpun dana sebesar Rp5 triliun, dari rencana total target dana dihimpun melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan III sebesar Rp20 Triliun Tahun 2019-2021.

"Dana yang berhasil dihimpun dari penerbitan obligasi ini rencananya akan digunakan untuk mengembangkan bisnis perusahaan yaitu memperbesar penyaluran kredit berdasarkan prinsip prudential banking dan good corporate governance," imbuh Haru.

Obligasi BRI memiliki rating idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), sehingga menunjukkan kemampuan perseroan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya.

Pada PUB III tahap I ini BRI memberikan kesempatan pada investor ritel untuk ikut berinvestasi, sehingga terdapat lebih banyak pilihan investasi bagi para investor retail. Alternatif pilihan investasi yang diberikan BRI selaras dengan harapan pemerintah, agar investor ritel lebih berperan terhadap perekembangan pasar modal di Indonesia.

Terdapat 3 seri pilihan obligasi yaitu Seri A (1 tahun), Seri B (3 tahun) dan Seri C (5 tahun) dengan range kupon yang cukup menarik. BRI menawarkan tingkat bunga 6.5-7 persen untuk Seri A, 7.19-7.79 persen untuk Seri B  dan 7.51- 8.21 persen untuk Seri C.

Periode book building akan dilakukan pada 2-16 Oktober 2019 dengan tanggal efektif diharapkan pada 29 Oktober 2019. Sehingga pada 31 Oktober-4 November 2019 bisa dilakukan Penawaran Umum. Tanggal penjatahan akan berlangsung 5-6 November 2019, pembayaran dari investor ke penjamin pelaksana emisi.

Distribusi obligasi secara elektronik akan dilakukan pada 7 November 2019 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 8 November 2019. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi ini adalah PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premiere, PT Mandiri Sekuritas, PT Samuel Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓