Pegadaian Tawarkan Tabungan Emas ke Kawasan Berikat Nusantara

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 13 Nov 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 13 Nov 2019, 11:00 WIB
Jelang Lebaran, Transaksi Gadai Meningkat 15 Persen
Perbesar
Warga saat bertransaksi di pegadaian di Jakarta, Kamis (15/6). Meningkatnya kebutuhan masyarakat jelang Lebaran membuat banyak orang menggadaikan barang berharga guna memenuhi kebutuhan yang mendesak. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) menjalin kerjasama untuk pemanfaatan produk dan pelayanan dengan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero). Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dan Direktur Utama KBN Sattar Taba.

"Kerjasama ini merupakan bentuk semangat sinergi BUMN guna pemanfaatan produk dan pelayanan antar perusahaan. Pada kerja sama kali ini, Tabungan Emas Pegadaian menjadi produk unggulan yang ditawarkan pada KBN," kata Kuswiyoto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/11/2019).

 

Kuswiyoto menerangkan, jumlah tabungan emas per September 2019 mencapai sebesar 3,6 ton dari sebelumnya hanya sebesar 3,4 ton. Sementara jumlah nasabah tabungan emas sudah mencapai 3,3 juta orang atau naik dari posisi sebelumnya sebanyak 3,1 juta nasabah.

Dia juga melanjutkan, kerjasama dengan KBN merupakan pedoman dan langkah awal dalam meningkatkan sistem penjualan dan pemasaran dengan kompetensi, fasilitas, serta pemberian jasa dengan prinsip saling menguntungkan. Sehingga, kerjasama ini juga untuk mengembangkan jaringan kedua BUMN.

"Dengan kerja sama dengan KBN, bisnis gadai akan semakin meningkat. Karena, kami meyakini akan membawa dampak usaha kedua belah pihak akan lebih meningkat," pungkas dia.

Sebagai informasi, pada 2019 ini, Pegadaian telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan yang terdiri dari BUMN, BUMD, Swasta, Asosiasi, dan instansi pendidikan di seluruh Indonesia.

Perusahaan besar yang sudah jalin kerjasama dengan Pegadaian diantaranya seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau Bank BRI, PT Bank Mandiri (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), dan PT Telekomunikasi Selular (Persero).

2 dari 3 halaman

Jaga Aset, Pegadaian Gandeng Kepolisian

[Bintang] Tiket Kereta Api Online
Perbesar
Ilustrasi Pegadaian. Foto:liputan6.com

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto bertemu dengan Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Mas Guntur Laupe. Pertemuan ini dalam rangka audiensi menindaklanjuti perjanjian kerja sama antara Pegadaian dan Polri.

Audiensi membahas pengamanan dan penegakan hukum di lingkungan perseroan agar tindak kriminal yang menyasar Pegadaian dapat diminimalisir.

“Audiensi dengan jajaran Polda Sulawesi Selatan ini merupakan kegiatan perdana, ke depan acara seperti ini akan terus kita lanjutkan dengan Polda lainnya. Karena kami ingin memberikan jaminan keamanan bagi nasabah Pegadaian di seluruh Indonesia,” kata Kuswiyoto, dalam keterangan tertulis, Kamis (10/10/2019).

Dalam kegiatan audiensi tersebut, Kuswiyoto memaparkan bahwa Pegadaian terus meningkatkan inovasi produk dan sistem layanan secara digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah agar lebih cepat, aman, dan nyaman. Dirinya berharap dengan inovasi yang dilakukan, nasabah Pegadaian bisa terus meningkat dari waktu ke waktu.

"Jumlah nasabah kami saat ini sudah melampaui target yaitu 12,1 juta jiwa. Sehingga mendorong kami terus menciptakan inovasi baru pada produk-produk kami agar nasabah dapat terlayani dengan baik," ucap Kuswiyoto.

  

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓