Kota Terbaik di Dunia untuk Pengusaha

Oleh Liputan6.com pada 07 Nov 2019, 18:00 WIB
Ilustrasi Grafik Perkembangan, Penjualan, dan atau Pencapaian Perusahaan dan Bisnis

Liputan6.com, Jakarta Lisbon menjadi kota terbaik untuk membuka sebuah usaha, terutama restoran. Kota ini dinilai memiliki real yang estat yang terjangkau dan ekosistem yang memadai.

Sementara kota terbaik kedua dan ketiga untuk membuka usaha restoran adalah Barcelona dan Istanbul.

Ini merupakan  hasil penelitian Movinga, Kamis (7/11/2019). Ahli relokasi, Movinga, merilis sebuah penelitian yang mengungkapkan kota-kota terbaik bagi wirausahawan yang pindah ke luar negeri untuk berbisnis.

Sementara San Francisco termasuk ke dalam kota terbaik untuk meluncurkan start up teknologi. Ekosistem yang berkembang, akses dan modal ventura menjadi dukungan utama dalam bisnis start up di sana.

Tempat terbaik lainnya untuk bisnis start up adalah London dan New York.

Sedangkan Singapura termasuk ke dalam kota terbaik untuk memulai bisnis impor dan ekspor. Ekosistem logistik yang mapan dan akses yang baik mendukung usaha ini. Shanghai dan Amsterdam menempati kedua dan ketiganya.

2 of 3

Penelitian Movinga

Ilustrasi penelitian
Ilustrasi (Sumber: Pixabay)

Seperti melansir dari siaran pers Movinga, merilis sebuah penelitian yang mengungkapkan kota-kota terbaik bagi wirausahawan yang pindah ke luar negeri untuk berbisnis.

Sejauh ini Movinga melakukan penelitian berdasarkan kota-kota terbaik untuk menemukan pekerjaan dan pasangan hidup.

Tetapi hasilnya lebih cenderung ke peringkat kota terbaik untuk wirausahawan yang bertujuan untuk memberi tahu bisnis baru apa yang menarik untuk dilakukan.

Selain itu untuk menyoroti kota-kota yang telah berhasil menerapkan undang-undang yang berorientasi bisnis untuk mendorong inovasi.

3 of 3

Penelitian

Peneliti Laboratorium
Ilustrasi Foto Peneliti (iStockphoto)

Pertama ekosistem wirausaha di masing-masing kota dianalisis. Dengan melihat biaya awal, peluang bagi pendiri, dan jangka waktu untuk mendirikan bisnis baru.

Penelitian ini berfokus kepada tiga indistri umum tertentu yang populer di kalangan pengusaha asing yang ingin membuka bisnis di negara baru. Seperti restoran, perusahaan teknologi atau digital, dan impor ekspor.

Untuk restoran, khususnya dapat memberikan indikasi baru di kota baru juga. Adanya keterjangkauan properti, ketersediaan tenaga kerja perhotelan yang berkualitas menjadi pendukung utama. Usaha ini menawarkan wawasan tentang potensi usaha pariwisata lainnya.

Venture tech atau digital tidak hanya mengandalkan ekosistem dan talenta, tetapi juga peluang investasi. Sehingga data untuk industri ini juga memberikan wawasan tentang kelayakan untuk meluncurkan start up.

Bisnis impor dan ekspor bergantung kepada infrastruktur logistik yang stabil. Sehingga setiap perusahaan yang terlibat dalam perdagangan global akan mendapatkan manfaat dari dataset ini.

Reporter: Chrismonica

Lanjutkan Membaca ↓