5 Buku Bacaan Elon Musk untuk Meraih Kesuksesan

Oleh Liputan6.com pada 04 Nov 2019, 21:00 WIB
Diperbarui 06 Nov 2019, 11:13 WIB
Elon Musk

Liputan6.com, Jakarta Sejak masa kecil Elon Musk mengaku buku telah mengambil banyak peran penting dalam memicu ambisinya.

Dia telah membaca buku pada usia sembilan tahun dan melakukan penelitian novel fiksi ilmiah selama lebih dari 10 jam.

Kebiasaan membaca, menurut dia sangat penting untuk meluncurkan kariernya saat ini. "Saya membaca buku," kata Elon Musk, seperti mengutip dari CNBC, Senin (4/11/2019).

Inilah lima buku yang membentuk Elon Musk menjadi seperti sekarang:

1. “Structures: Or Why Things Don’t Fall Down” Oleh J.E. Gordon

Ini adalah buku yang dibaca Elon ketika ia memutuskan ingin mempelajari ilmu roket. Menurutnya buku ini menawarkan pandangan yang lebih ringan tentang sains.

"Ini benar-benar bagus jika Anda menginginkan primer pada desain struktural," jelas Elon Musk.

2. "Benjamin Franklin: An American Life" oleh Walter Isaacson

Elon Musk mengaku Ben Franklin, penulis, penemu, sekaligus ilmuwan dan diplomat adalah salah satu inspirasinya. "Anda dapat melihat bagaimana Franklin adalah seorang wirausahawan," tutur Elon.

2 of 3

3. “Einstein: His Life and Universe” oleh Walter Isaacson

Albert Einstein
Albert Einstein saat memberikan kuliah di Wina pada 1921. (Public Domain)

Musk juga mengaku dipengaruhi oleh biografi fisikawan teoritis, Albert Einstein.

Beberapa kutipan Albert Einstein yang paling terkenal adalah "Yang penting adalah jangan berhenti bertanya," dan "Siapa pun yang tidak pernah melakukan kesalahan, tidak pernah mencoba sesuatu yang baru," kata Elon Musk.

4. “Superintelligence: Paths, Dangers, Strategies” oleh Nick Bostrom

Meskipun Musk adalah seorang futuris dan sangat tertarik pada kecerdasan buatan, ia telah berbagi kekhawatirannya tentang potensi bahaya dan masalah etika yang terkait dengan teknologi.

5. "Merchants of Doubt" oleh Erik M Conway dan Naomi Oreskes

Dalam buku ini Elon Musk merekomendasikan argumen oleh dua sejarawan yang percaya bahwa ilmuwan yang memiliki koneksi politik dan korporat dengan sengaja memperkeruh masalah kesehatan di masyarakat.

Reporter: Chrismonica

 

3 of 3

Saksikan video di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓