Citilink Bakal Buka Penerbangan ke Perth

Oleh Athika Rahma pada 29 Okt 2019, 19:00 WIB
Diperbarui 29 Okt 2019, 19:17 WIB
Citilink Terapkan Electronic Flight Bag di Kokpit Pesawat

Liputan6.com, Jakarta - Maskapai Citilink Indonesia akan segera membuka rute penerbangan internasional baru dari Denpasar menuju Perth, Australia. Dibukanya rute internasional ke-7 ini merupakan bagian dari akselerasi jaringan internasional yang dilakukan oleh Citilink di tahun 2019.

Rencananya, rute yang akan dibuka pada tanggal 8 November 2019 tersebut akan menghubungkan destinasi wisata Indonesia ke Australia, dalam konteks ini, Denpasar (Bali) dengan Perth.

"Dibukanya rute ini membuktikan komitmen kuat Citilink untuk masuk pasar wisata internasional," ujar Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra sebagaimana dikutip Liputan6.com dalam keterangan tertulis, Selasa (29/10/2019).

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Australia sendiri menempati posisi ke-2 sebagai negara dengan wisatawan mancanegara (wisman) terbanyak yang mengunjungi Bali. Pembukaan rute ini tentu jadi peluang meningkatkan jumlah wisman Australia yang datang ke Indonesia.

Nantinya, Citilink akan menerbangi rute Denpasar - Perth setiap hari menggunakan pesawat jenis Airbus A320 dengan kapasitas 180 penumpang.

"Kami berharap ke depannya Citilink bisa membuka semakin banyak rute internasional lainnya, termasuk ke kota-kota lain di Australia," ujar Juliandra.

Untuk menarik pelanggan, Citilink memberikan promo berupa makanan, minum dan bagasi 20 kg gratis. Terdapat juga tambahan 500 poin Garudamiles (untuk pembelian tiket melalui situs web resmi dan aplikasi) dan diskon redemption Garudamiles sebesar 30 persen.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 of 3

Ekspansi Bisnis, Citilink dan GMF Bentuk Anak Usaha

Garuda Maintenance Facility.
Garuda Maintenance Facility. (Foto: GMF)

Maskapai berbiaya hemat PT Citilink Indonesia (Citilink) bersinergi dengan Perusahaan perawatan pesawat PT GMF AeroAsia, Tbk (GMF), membentuk anak usaha yang bergerak di bidang pendidikan dalam dunia aviasi dan non aviasi yaitu PT Garuda Ilmu Terapan Cakrawala Indonesia (GITC Indonesia). Adapun komposisi kepemilikan saham dari kedua perusahaan Garuda Indonesia Group ini yaitu 80 persen Citilink dan 20 persen GMF.

Direktur Utama Citilink Juliandra mengatakan bahwa GITC Indonesia yang resmi berdiri pada 30 Agustus 2019 ini merupakan bentuk ekspansi bisnis Citilink dalam bidang pendidikan dan pengembangan kualitas SDM, serta dalam rangka mendukung operasional penerbangan.

Pada tahap awal ini GITC Indonesia akan menyediakan fasilitas pendidikan bagi SDM untuk menunjang kegiatan operasional di lingkungan Garuda Indonesia Group, termasuk pendidikan untuk Pilot, Awak Kabin, Engineer dan juga Pegawai Darat.

“Dengan fasilitas, sarana dan prasarana yang mumpuni serta tenaga pengajar yang ahli di bidangnya diharapkan GITC Indonesia mampu menghadirkan pendidikan di bidang aviasi yang berkualitas baik dan terpercaya” kata Juliandra di Cengkareng (23/9/2019).

Ke depannya, GITC Indonesia akan membuka fasilitas pendidikan di bidang aviasi untuk umum, adapun pelatihan yang disediakan mulai dari pendidikan untuk operasional maskapai (airline operation) hingga pendidikan untuk pengembangan bisnis maskapai (airline business).

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓