Pasca Kerusuhan, Jokowi Tugasi Kementerian PUPR Benahi Wamena

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 29 Okt 2019, 10:00 WIB
Diperbarui 30 Okt 2019, 10:15 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kementerian PUPR untuk memperbaiki fasilitas sosial dan umum seperti pasar, gedung pemerintahan, toko, dan sekolah di Wamena.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperbaiki fasilitas sosial dan umum seperti pasar, gedung pemerintahan, toko, sekolah dan rumah penduduk di Wamena, Papua. Daerah tersebut rusak akibat aksi massa pada September 2019 lalu.

Sebagai langkah awal, Jokowi mengatakan akan memprioritaskan rehabilitasi pasar seperti Pasar Wouma yang menjadi salah satu titik terdampak di Wamena.

"Pasar Wouma ini merupakan pasar tempat masyarakat menjual produk-produk pertanian yang dihasilkan di Wamena dan sekitarnya, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan juga barang-barang logistik yang diperlukan. Sehingga ini kita berikan prioritas, didahulukan," kata Jokowi dalam sebuah keterangan tertulis, Selasa (29/10/2019).

Dia menargetkan, rehabilitasi Pasar Wouma dapat rampung dalam waktu 2 pekan ke depan. "Insya Allah selesai 2 minggu. Sudah langsung bisa dipakai, sehingga kegiatan ekonomi yang berada di pasar ini kembali pulih secepat-cepatnya," ucapnya.

Renovasi Pasar Wouma di Wamena seluas 740 m2 telah direncanakan Kementerian PUPR dengan menugaskan kontraktor pelaksana dari PT Nindya Karya dan konsultan PT Virama Karya.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 of 3

Rumah Warga

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kementerian PUPR untuk memperbaiki fasilitas sosial dan umum seperti pasar, gedung pemerintahan, toko, dan sekolah di Wamena.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kementerian PUPR untuk memperbaiki fasilitas sosial dan umum seperti pasar, gedung pemerintahan, toko, dan sekolah di Wamena.

Tak hanya pasar, Jokowi juga telah memerintahkan untuk merehabilitasi rumah warga maupun rumah toko (ruko) yang rusak akibat kerusuhan. Dia menyampaikan, perbaikan rumah warga akan dikerjakan secara swakelola atau kerjasama melibatkan Zeni TNI AD agar lebih cepat dan aman.

"Kita ingin semuanya dikerjakan cepat, agar ekonomi juga bergerak kembali normal. Saya kira itu yang kita harapkan di Wamena. Bukan hanya ekonomi di Wamena dan sekitarnya, kita harapkan di tanah Papua juga sama. Saya mengecek beberapa tempat di Papua Barat, di Wamena, semua akan normal kembali," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil identifikasi Kementerian PUPR, sebanyak 6 kantor pemerintahan di Wamena mengalami rusak berat dan 8 lainnya rusak ringan. Beberapa yang rusak berat yakni Kawasan Kanto Bupati Jayawijaya, Kantor Badan Lingkungan Hidup, PLN, KUA, dan Kantor Dinas Perhubungan.

 

3 of 3

Anggaran

Presiden Jokowi bersama Gubernur Papua memantau lokasi. (Setpres/Biro Pers)
Presiden Jokowi bersama Gubernur Papua memantau lokasi bekas kerusuhan di Kota Wamena. (Setpres/Biro Pers)

Selain kantor pemerintahan, menurut hasil identifikasi ada sebanyak 18 sarana pendidikan, 403 ruko, dan 183 unit rumah warga yang juga mengalami rusak berat.

Jokowi melanjutkan, pemerintah pusat juga akan bantu proses rehabilitasi kantor Bupati Jayawijaya. Hingga saat ini, sambungnya, perbaikan tersebut masih dalam proses.

"Yang penting cepat dikerjakan, anggarannya dari Kementerian PUPR," tandasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by