Harga Emas Terpangkas Pakta Perdagangan AS-China

Oleh Nurmayanti pada 26 Okt 2019, 07:50 WIB
Diperbarui 26 Okt 2019, 07:50 WIB
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 666 Ribu per Gram
Perbesar
Penampakan emas batangan di gerai Butik Emas Antam di Jakarta, Jumat (5/10). Pada perdagangan Kamis 4 Oktober 2018, harga emas Antam berada di posisi Rp 665 ribu per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Harga emas  stabil, memangkas kenaikan dipicu penguatan pasar ekuitas dan dolar Amerika Serikat (AS).

Meredupnya harga emas usai Amerika Serikat mengatakan hampir menyelesaikan bagian dari pakta perdagangan dengan China, tetapi emas masih berada di jalur kenaikan secara mingguan.

Melansir laman Reuters, Sabtu (26/10/2019), harga emas di pasar spot stabil di USD 1.503,11 per ons, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 3 Oktober di USD 1.517,70, atau naik hampir 1 persen.

Sementara harga logam mulia lainnya naik sekitar 1 persen minggu ini. Adapun harga emas berjangka AS tidak berubah pada posisi USD 1.505,30.

"Komentar positif pada kesepakatan perdagangan Fase 1 memicu aksi ambil untung setelah harga emas gagal menembus USD 1.520, yang telah menjadi puncak dari kisaran baru-baru ini," kata Tai Wong, Kepala Logam Mulia di BMO.

Kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan pada hari Jumat, perundingan akan dilanjutkan, tetapi tidak memberikan rincian tentang kemajuannya.

Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat melakukan "sangat baik" dalam negosiasi.

Hal yang membebani emas, juga penguatan indeks dolar yang naik 0,3 persen dan imbal hasil keuangan AS

 

2 dari 2 halaman

Harga Logam Lainnya

20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2
Perbesar
Seorang pegawai menunjukan emas batangan di Jakarta, Senin (10/10). Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) pada perdagangan awal pekan ini terpantau stagnan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Namun, harga emas masih mendapatkan dukungan meski terbatas pada emas batangan dari ketidakpastian tentang Brexit.

Uni Eropa menyetujui permintaan Inggris untuk perpanjangan tenggat waktu Brexit tetapi tidak menetapkan tanggal keberangkatan baru.

Sementara itu, laporan ekonomi AS yang melemah baru-baru ini mengangkat ekspektasi untuk penurunan suku bunga AS, pada minggu depan.

Harga emas cenderung untuk menghargai ekspektasi suku bunga yang lebih rendah, yang mengurangi biaya peluang memegang non-yield bullion.

Di tempat lain, harga paladium turun 0,4 persen menjadi USD 1.769,59 per ounce, setelah sebelumnya mencapai tertinggi sepanjang masa USD 1.785,50.

Harga perak melonjak 1 persen menjadi USD 17,94 per ons setelah mencapai level tertinggi sejak 25 September di USD 18,33. 

Harga platinum naik 0,6 persen menjadi USD 929,42, atau berada pada jalur mingguan terbaik.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait