Ada Wamen, Menteri ESDM Sebut Bisa Kerja Lebih Enak

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 25 Okt 2019, 14:09 WIB
Diperbarui 25 Okt 2019, 14:09 WIB
Arifin Tasrif‎ sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Liputan6.com/Pebrianto Eko
Perbesar
Arifin Tasrif‎ sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Liputan6.com/Pebrianto Eko

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyambut baik adanya pengangkatan wakil menteri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang mengumpulkan 12 kandidat untuk melantik pejabat tersebut.

Arifin mengatakan, keberadaan waki menteri akan meringankan beban kerja menteri. Namun dia belum memastikan membutuhkan wakil menteri untuknya.

"Kalau dibantuin (wakil menteri kerja) kan lebih enak,"‎ kata Arifin, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Ketika ditanyakan mengenai jabatan yang baru di embannya, Arifin belum bisa memaparkan. Dia mengaku masih banyak yang dipelajarinya untuk memimpin Kementerian ESDM‎.

‎"Banyak, masih banyak yang dipelajari‎," ujarnya.

Sebelumnya, ‎Arifin mengatakan, tugas yang diberikan Presiden Jokowi adalah terkait dengan neraca perdagangan. Indonesia, selama ini neraca perdagangan mengalami defisit akibat impor minyak.

"Ada beberapa pesan, Kita mengalami defisit neraca perdagangan, jadi perhatian kita semua," kata Arifin, saat memberikan sambutan serah terima jabatan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/10/2019).

Untuk mengatasi defisit neraca pedagangan, Arifin akan mengajak stafnya bekerja sama mencari solusi. Selain itu juga menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas yang ditinggalkan Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM sebelumnya.

‎"Tadi saya dikasih oleh-oleh pekerjaan rumah satu per satu pembahasan dengan para staff di Kementerian ESDM," tuturnya.

Menurut Arifin, banyak hal yang perlu dilanjutkan, di antaranya mengenai percepatan pelayanan jangkauan listrik untuk masyrakat di wilayah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T).

"Tentu saja kita akan percepat penyediaan listrik untuk mereka," tandasnya.

12 Nama Ini Akan Dilantik Jadi Wakil Menteri Jokowi

Senyum Jokowi-Ma'ruf Usai Dilantik Jadi Presiden dan Wakil Presiden
Perbesar
Joko Widodo atau Jokowi (kanan) dan Ma'ruf Amin (kiri) memberi keterangan usai dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Jokowi dan Ma'ruf Amin terlihat senyum semringah usai pelantikan. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah memilih dan melantik 34 menteri serta empat pejabat setingkat menteri pada Rabu, 23 Oktober 2019.

Pada siang ini, Jokowi pun akan melantik 12 wakil menteri. Pelantikan rencananya akan digelar di Istana Negara Jakarta pukul 14.00 WIB, Jumat (25/10/2019).

"Betul (Presiden akan melantik wakil menteri), jam 14.00 WIB," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi, Jumat (25/10/2019).

Sebelum dilantik, sejak pagi tadi, 12 calon wakil menteri itu sudah dipanggil satu per satu oleh Jokowi. Hal tersebut sama ketika Jokowi hendak mengumumkan dan melantik para menteri Kabinet Indonesia Maju.

 

Daftar Wakil Menteri

Wawancara Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin
Perbesar
Wawancara Khusus Bersama Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin

Berikut 12 nama calon wakil menteri yang akan dilantik siang ini:

1. Angela Tanoesoedibjo (Wasekjen Partai Perindo) Calon Wakil Menteri Pariwisata

2. Kartika Wirjoatmodjo (Direktur Utama PT Bank Mandiri tbk) Calon Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara

3. Budi Gunadi Sadikin (Direktur Utama PT Inalum) Calon Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara

4. Sakti Wahyu Trenggono (Mantan Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin) Calon Wakil Menteri Pertahanan

5. Suahasil Nazara (Kepala Badan Kebijakan Fiskal) Calon Wakil Menteri Keuangan

6. Zainut Tauhid (Wakil Ketua MUI) Calon Wakil Menteri Agama

7. Wempi Wetipo (Tokoh Papua) Calon Wakil Menteri PUPR

8. Mahendra Siregar (Dubes Indonesia untuk AS) Calon Wakil Menteri Luar Negeri

9. Jerry Sambuaga, Calon Menteri Perdagangan

10. Surya Tjandra (Politikus Partai Solidaritas Indonesia) Calon Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN)

11. Budi Arie Setiadi (Ketua Umum Relawan Pro Jokowi atau Pro Jo) Calon Wakil Menteri Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal

12. Aloe Dohong (Pejabat Badan Restorasi Gambut atau BRG) Calon Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓