Kerjasama Bilateral Hingga SDM, Agus Suparmanto Ungkap Tugas Menteri Perdagangan

Oleh Liputan6.com pada 24 Okt 2019, 17:46 WIB
Diperbarui 24 Okt 2019, 17:46 WIB
Sertijab Menteri Perdagangan. Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono
Perbesar
Sertijab Menteri Perdagangan. Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono

Liputan6.com, Jakarta Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyampaikan sejumlah tugas yang dia terima dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya terkait perjanjian luar negeri.

"Perjanjian luar negeri beberapa perjanjian bilateral, multilateral dan ini saya pastikan akan ditingkatkan dan itu harapan Presiden," kata dia, di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

"Kita akan me-review mana perjanjian luar negeri yang memang betul-betul menguntungkan. Artinya kita akan lihat produk-produk mana yang bisa diekspor," lanjut dia.

Perjanjian dagang, kata dia, sangat penting untuk mendorong kinerja ekspor Indonesia. Sebab selama ini, salah satu penyebab Indonesia kalah saing di pasar ekspor karena belum kuat dari sisi perjanjian dagang.

"Negara ASEAN saja, misalnya Vietnam. Vietnam ini khususnya perdagangan, mungkin produknya ada yang sama dengan kita, perbedaan kita lebih baik sedikit, tapi peluang ekspor kita kalah dengan mereka. Terutama negara penerima. Jadi mereka lebih diuntungkan dengan perjanjian internasional tadi. Misalnya tarif, kita lebih besar. Nah ini tidak menguntungkan (bagi Indonesia)," tegas dia.

Tugas yang juga diamanatkan Jokowi pada dia terkait pengembangan SDM sektor perdagangan. Naiknya kualitas SDM, diharapkan berbanding lurus dengan naik kualitas produk ekspor Indonesia.

"Mengenai produk-produk ekspor, saya akan menciptakan iklim yang sehat di dunia usaha, terutama produk yang bisa diproduksi untuk ekspor, sehingga industri dan juga diversifikasi produk tradisional. Pasar tradisional ini mesti digiatkan supaya bisa diekspor dengan cara misalnya kualitas," ujar Agus.

"Kualitas ini kita harus tingkatkan dengan SDM. Bapak presiden juga dengan saya, SDM, SDM. Karena kita punya produk yang bisa saja tidak dimiliki negara lain tapi kualitasnya rendah. Ini juga merugikan," tandas dia.

Reporter: Wilfridus Setu Umbu

Sumber: Merdeka.com

 

2 dari 2 halaman

Serah Terima Jabatan Menteri Perdagangan Berlangsung Tertutup

Agus Suparmanto
Perbesar
Mendag Agus Suparmanto (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sejumlah kementerian hampir secara serentak menggelar serah terima jabatan dari menteri lama ke yang baru. Sertijab dilakukan usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik jajaran kabinetnya pada Rabu (23/10/2019). Salah satunya Kementerian Perdagangan.

Adapun jadwal serah terima jabatan antara Enggartiasto Lukita sebagai menteri lama dengan Agus Suparmanto sebagai Menteri Pergangan baru berlangsung pada pukul 14.00 WIB, di Auditorium Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Namun proses tersebut berlangsung secara tertutup. Jelang dimulainya serah terima jabatan awak media hanya diperbolehkan masuk ke ruang auditorium namun untuk mengambil gambar saja.

Setelah itu petugas prosesi meminta media keluar dan serah terima jabatan digelar secara tertutup.

Dari pantauan Liputan6.com, kurang dari satu jam, kegiatan serah terima jabatan selesai. Namun kedua menteri tak tampak usai serah terima. Dalam foto, keduanya tampak menandatangani dokumen serah terima jabatan.

Seluruh pejabat eselon I dan II, serta karyawan Kemendag turut hadir. Bahkan, tampak pula hadir Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani.

 

Lanjutkan Membaca ↓