Modal Utama Bagi Para Penyuluh Pertanian

Oleh stella maris pada 11 Okt 2019, 12:58 WIB
Kementan

 

Liputan6.com, Jakarta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar rutin menggelar seminar nasional. Acara yang digelar di Aula STAI Darusalam Martapura itu dihadiri oleh sekitar 400 orang Penyuluh Pertanian di wilayah Kalimantan, Kamis (10/10).

Seminar nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus mempererat silaturahmi diantara para penyuluh. Dalam arahannya, Kepala Badan PPSDMP, Dedy Nursyamsi menyampaikan bahwa para penyuluh pertanian merupakan SDM yang unggul yang akan menciptakan pembangunan pertanian maju.

"Untuk mencapai keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya pada peningkatan produksi dan produktivitas saja, tetapi harus bisa menciptakan nilai tambah. Untuk itu sangat diperlukan SDM Pertanian terutama Penyuluh Pertanian yang berkarakter, ini menjadi modal utama dalam mencapai keberhasilan pembangunan pertanian," ujar Dedi.

Dedi menambahkan Penyuluh Pertanian harus mempunyai karakter di era milenial 4.0. Perkembangan TIK yang signifikan. Saat ini menuntut penyuluh untuk memiliki karakter yang inovatif, berinteraksi dengan media sosial, fleksible, punya rasa ingin tahu yang tinggi, dan peka terhadap perubahan.

"Penyuluh itu harus kreatif. Apalagi IT sekarang sudah meningkat. Jadi harus bisa memanfaatkan teknologi dengan maksimal. Apalagi saat ini sudah dibuat aplikasi-aplikasi untuk penyuluh dan penyuluhan. Itu artinya penyuluh yang memiliki handphone (HP) android setiap saat bisa mengakses informasi-informasi penting dari Kementerian Pertanian. Sedangkan bagi penyuluh yang belum memiliki handphone android, penyuluh bisa terjun langsung ke lapangan," tegas Dedi

Sampai saat ini Kementerian Pertanian telah melakukan upaya dalam hal meningkatkan peran penyuluhan pertanian termasuk juga dengan kelembagaannya.

Di akhir paparannya Dedi berharap penyuluh harus mampu menjadi insan yang handal, tekun, dan profesional. Paling penting mereka juga harus melek teknologi agar bisa memberikan ilmunya kepada petani.

"Penyuluh harus berdayakan petani agar melek teknologi, dan menularkan ilmunya kepada petani, terus bekerja keras untuk menghidupi pangan seluruh dunia karena tugas kita sebagai insan pertanian mewujudkan Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045," tegasnya diikuti tepuk tangan dari para penyuluh.

Di kesempatan ini juga diserahkan penghargaan secara simbolis kepada para pelaku pertanian yang mempunyai kinerja terbaik di tingkat Kabupaten Banjar, yakni untuk PPL dan Mantri Tani, Balai penyuluh Pertanian. Selain itu juga diserahkan 5 unit kendaraan roda 2 untuk operasional PPL.

 

(*)

Live Streaming

Powered by