Bos Tokopedia: Kami Lebih Ingin Rambah Pasar Lokal Dibanding Global

Oleh Bawono Yadika pada 10 Okt 2019, 21:20 WIB
Diperbarui 10 Okt 2019, 22:17 WIB
Tokopedia Berdampak Positif Kepada Perekonomian Indonesia

Liputan6.com, Jakarta CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan perusahaan akan lebih fokus membangun pasar lokal ketimbang pasar global. Ini menjadi salah satu strategi bisnis startup Unicorn tersebut kedepannya.

"Kalau teman-teman Unicorn lain ekspansi ke global, Tokopedia akan go local bukannya go global," ujar dia di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Dia melanjutkan, ada potensi di daerah-daerah Indonesia yang memiliki 100 juta masyarakat yang tinggal di pedesaan. Jumlah ini bahkan lebih besar dari pasar Singapura yang memiliki potensi 5 juta penduduk.

"Kami merasa Boyolali lebih berpotensi daripada Bangkok dan Surakarta lebih penting dari pada Singapura," ujarnya.

Dengan menargetkan pasar lokal, William meyakini 100 juta masyarakat perdesaan bisa diberdayakan sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi nasional.

Untuk mencapai hal tersebut, salah satunya dengan melakukan pembangunan gudang di kota-kota besar di Indonesia. Pembangunan gudang itu dilatarbelakangi pengalaman para pengusaha daerah yang ingin merambah pasar nasional.

Maka dengan pengadaan gudang yang disediakan oleh Tokopedia, pengusaha daerah hanya perlu melakukan penyewaan gudang dengan harga yang lebih murah ketimbang membangun toko fisik.

Adapun konsep gudang tersebut akan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dapat mendata kebutuhan toko tersebut untuk mengisi pasokan produk di kota itu.

"Ketika sudah buka gudang atau cabang ternyata bisnis tidak sesuai dengan prediksi awal, padahal modal kerja tidak bisa balik lagi karena sudah bayar sewa full satu tahun. Risiko-risiko ini yang ingin kamu patahkan. kami berharap pengusaha daerah enggak perlu pindah ke Pulau Jawa," jelasnya.

Oleh sebab itu, William menegaskan, Tokopedia akan mendorong penetrasi pasar di daerah-daerah Indonesia. "Setelah pemerataan terjadi, kami baru akan lakukan go global," tutupnya.

2 of 2

Sri Mulyani: Tokopedia Telah Bantu 6,4 Juta Masyarakat Indonesia

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menjadi pembicara utama di acara Tokopedia yang bertajuk 'Dampak Tokopedia Terhadap Perekonomian Indonesia' di The Ballroom Djakarta Theater. Mengawali sambutan, dia menyampaikan apresiasi atas pencapaian 10 tahun lahirnya karya anak bangsa Indonesia.

"Sepuluh tahun Tokopedia hadir di Republik Indonesia, anak dari buah karya cipta anak Indonesia. Kita berharap dekade pertama, dan akan diikuti dekade-dekade lainnya hingga lebih dari 100 tahun ke depan," kata Sri Mulyani dalam sambutannya, Kamis (10/10/2019).

Sri Mulyani mengatakan nama 'Tokopedia' sendiri bukan sesuatu yang baru di telinga masyarakat. Bahkan marketplace ini telah masuk ke ke setiap rumah-rumah yang ada di Tanah Air. "Nama ini (Tokopedia) sebuah company baru yang biasa disebutkan di setiap rumah," imbuh dia.

Sebagai salah satu unicorn di Indonesia, bahkan Menteri Sri Mulyani berbangga diri lantaran populasi tokopedia lebih dari 90 juta penggua aktif per bulan. Di samping itu, perusahaan teknologi ini juga telah membantu lebih dari 6,4 juta masyarakat menjadi perusahaan e commerce.

"Tokopedia memberikan jawaban terhadap berbagai halangan yang dihadapi oleh pelaku ekonomi untuk bisa melakukan kegiatan ekonomi produktifnya ini sesuatu yang luar biasa positif," jelas dia.

 

Lanjutkan Membaca ↓