AirNav Pasang Alat Pandu Pilot saat Cuaca Buruk di Bandara Sam Ratulangi

Oleh Ratu Annisaa Suryasumirat pada 27 Sep 2019, 11:15 WIB
Diperbarui 27 Sep 2019, 12:17 WIB
General Manager AirNav Indonesia cabang Bandara Internasional Sam Ratulangi, Danan Suseno. Liputan6.com/Ratu Annisaa

Liputan6.com, Manado - Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia memasang fasilitas baru bernama Instrument Landing System (ILS) di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

General Manager AirNav Indonesia cabang Bandara Internasional Sam Ratulangi, Danan Suseno menjelaskan, alat ini berguna untuk memandu pilot mendaratkan pesawatnya dalam cuaca buruk sekalipun. Yakni seperti hujan atau langit yang berawan.

“Karena kalau kita pakai ILS, pilot hanya melihat pada instrumen saja. Jadi di luar gelap pun sedemikian, pilot ikuti apa yang ditunjukkan oleh indikator itu,” tutur Danan di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, seperti dikutip Jumat (27/9/2019).

Danan mengatakan, ILS ini terutama akan sangat berguna agar pesawat tidak menabrak pegunungan. Sebab, Manado memiliki kontur pegunungan yang banyak di sekeliling bandaranya. Hal ini pun seringkali menyulitkan pilot ketika mendaratkan pesawat.

“Pilot akan dituntun pada arah landasan pacu yang bagus. Dalam hal ini dia tidak melenceng kanan-kiri, dia tidak terlalu tinggi, tidak terlalu rendah. Settingannya sudah ada sedemikian,” dia mengakhiri.

 

 

2 dari 2 halaman

Dipakai Bandara Besar

Sebelumnya, Danan menyebutkan bahwa teknologi ILS ini sudah banyak dipakai oleh berbagai bandara besar di dunia.

AirNav sendiri sudah memasang ILS pada 13 bandara di Indonesia sejak tahun 2015. Yakni Bandara Sultan Thaha di Jambi, Bandara Raden Inten II di Lampung, Bandara Saumlaki di Saumlaki, Bandara Samarinda Baru di Samarinda dan Bandara Langgur di Langgur. 

Kemudian Bandara Adi Sumarmo di Solo, Bandara Sepinggan di Balikpapan, Bandara Frans Kasiepo di Biak, Bandara El Tari di Kupang, Bandara Sultan SK II di Pekanbaru, Bandara Sultan MB II di Palembang, Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, dan Bandara Supadio di Pontianak.

Lanjutkan Membaca ↓