132 Saham Menguat, IHSG Dibuka di Zona Hijau

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 04 Sep 2019, 09:15 WIB
Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan hari ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Rabu (4/9/2019), IHSG naik 5,17 poin atau 0,08 persen ke level 6.266,76. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG masih bertahan di zona hijau dengan menguat 6,98 poin atau 0,11 persen ke posisi 6.268,57.

Sementara itu, indeks saham LQ45 juga naik 0,19 persen ke posisi 979,10. Sebagian besar indeks acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan sebanyak 132 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Selain itu 71 saham melemah dan 136 saham diam di tempat.

Pada awal perdagangan hari ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.272,23 dan terendah 6.263,18.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 21.769 kali dengan volume perdagangan 768,7 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 405,9 miliar.

Investor asing jual saham Rp 9,7 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.218.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, enam sektor berada di zona hijau dan empat sekotor yang melemah. Penguatan dipimpin oleh sektor pertambangan yang naik 1,58 persen. Disusul sektor konstruksi yang menguat 0,51 persen dan perdagangan yang naik 0,44 persen.

Sementara sektor yang melemah dipimpin oleh sektor infrastruktur yang melemah 0,39 persen, sektor perkebunan 0,12 persen, sektor keuangan 0,04 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain DAYA yang naik 16,38 persen ke Rp 270 per saham, APII naik 11,76 persen ke Rp 190 per saham dan IPTV naik 11,57 persen ke Rp 482 per saham.

Saham-saham yang melemah antara lain KAYU turun 27,73 persen ke Rp 272 per saham, ALTO turun 12,37 persen ke Rp 340 per saham dan PEGE turun 6,72 persen ke Rp 222 per saham.

2 of 4

Sentimen Mereda, IHSG Diramal ke Zona Hijau

IHSG
Pekerja berbincang di dekat layar indeks saham gabungan di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Pada pemukaan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini naik tipis 0,09% atau 4,88 poin ke level 5.611,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan dibukukan ke zona merah pada perdagangan saham Rabu (4/9/2019).

Riset KGI Sekuritas menyebutkan, sentimen negatif dari regional sudah mulai mereda sehingga kaum banteng percaya lagi untuk melakukan pembelian saham big cap dan lapis dua pilihan.

"Secara teknikal, kami menilai penembusan di atas level 6.350, ini merupakan sinyal bahwa short term tren menjadi lebih strong untuk menunjukan kenaikan hingga 6.410-6.470," papar Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko dalam risetnya.

Kendati begitu, Riset Artha Sekuritas berkata lain. Pihaknya menilai, indeks masih minim sentimen untuk melaju ke zona positif.

"Sejauh ini masih minim sentimen yang mampu mendorong penguatan. Investor juga akan mengantisipasi beberapa data perekonomian Amerika Serikat," ujar Analis PT Artha Sekuritas Dennies Christoper.

Hari ini, pihaknya memproyeksi IHSG akan diperdagangkan dalam rentang support dan resistance di level 6.237-6.299.

 

3 of 4

Rekomendasi Saham

IHSG 30 Mei 2017 Ditutup Melemah 0,33 Persen
Karyawan memerhatikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (30/5). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ditengah sepi sentimen, Artha Sekuritas merekomendasikan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS),PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Di sisi lain, KGI Sekuritas menganjurkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), serta saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

4 of 4

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓